Logo Lintasterkini

Sektor Pariwisata Sulsel Sempat Lumpuh di Masa Pandemi Covid-19

Abdul Gaffar Mattola
Abdul Gaffar Mattola

Minggu, 25 Oktober 2020 16:47

Ketua DPD Asosiasi Duta Wisata (Adwindo) Sulawesi Selatan, Fadel Muhammad Nurfiqra Tahir S.M.
Ketua DPD Asosiasi Duta Wisata (Adwindo) Sulawesi Selatan, Fadel Muhammad Nurfiqra Tahir S.M.

MAKASSAR — Selama kurun waktu lebih 7 (tujuh) bulan saat pandemi Covid-19 menyebar di Indonesia, hampir semua sektor kehidupan masyarakat sangat merasakan dampak yang begitu luas dan menghantui kehidupan sehari-hari. Sektor pendidikan terhenti sesaat, sektor pariwisata menjadi lumpuh, bahkan sektor perekonomian menjadi anjlok.

Dampak pandemi Covid-19 ini benar-benar dirasakan sangat sulit untuk melakukan aktifitas-aktifitas keseharian seperti di saat masa-masa normal sebelum terjadi pandemi. Salah satu sektor yang paling merasakan dampaknya adalah di sektor pariwisata, yang seketika menjadi lumpuh.

Hal ini disampaikan Ketua DPD Asosiasi Duta Wisata (Adwindo) Sulawesi Selatan, Fadel Muhammad Nurfiqra Tahir S.M., Sabtu (24/10/2020) di Makassar, saat menjadi narasumber talkshow Lintasterkini.com bekerja sama dengan Satgas Penaganan Covid-19. Talkshow yang berlangsung selama lebih 30 menit ini dipandu oleh Direktur Utama PT. Lintas Media Grup, Herwin Bahar, dengan tema : ” Wisata Aman di Era New Normal ala Duta Wisata”.

Menurut Fadel, yang paling merasakan dampak di masa pandemi ini adalah sektor pariwisata. Pasalnya, sektor pariwisata salah satu penggerak roda perkonomian di negara ini. Ia mengakui, terutama masa-masa penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), sektor pariwisata, terutama di Sulawesi Selatan seketika menjadi lumpuh.

“Terutama waktu pemberlakuan PSBB itu, sektor pariwisata sangat terpuruk, karena tidak ada sama sekali kunjungan-kunjungan ke lokasi-lokasi wisata, tentu berdampak pula pada kehidupan masyarakat sekitar, karena tidak ada perputaran roda perekonomian, tidak ada uang yang masuk,” papar Fadel, yang mewakili Sulsel di ajang Pemilihan Duta Wisata Indonesia Tingkat Nasional tahun 2017 silam.

Ia melanjutkan, meskipun saat pandemi ini merupakan masa-masa yang sangat sulit, namun melalui organisasi yang dinakhodainya, DPD Adwindo Sulsel, mencoba membangkitkan sektor pariwisata, khususnya di Sulsel agar bisa bangkit perlahan-lahan di era new normal seperti saat ini. Bekerja sama dengan Badan Promosi Wisata Daerah Sulsel, Fadel dan rekan-rekannya yang tergabung di wadah DPD Adwindo Sulsel membuat beberapa event wisata di sejumlah daerah.

“Tentunya kami melakukan pembatasan-pembatasan event, dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan yang dianjurkan oleh Pemerintah, seperti tetap memakai masker, rajin mencuci tangan dengan sabun atau minimal dengan handsinitizer dan menjaga jarak fisik atau sebisa mungkin menghindari kerumunan massa,” ujarnya. (*)

 

 Komentar

 Terbaru

News13 Juni 2021 12:01
7 Pasangan Remaja Digerebek Polisi Saat Mesum di Kamar Wisma
MAKASSAR– Tujuh pasangan muda mudi diciduk personel Kepolisian Sektor Manggala saat sedang asyik mesum di sebuah wisma di Kota Makassar, pada Sa...
Hukum & Kriminal13 Juni 2021 11:17
Operasi Premanisme, Polisi Tangkap 2 Dua Pemalak Parkir Liar di Sinjai
SINJAI– Operasi Premanisme dan pungli kini gencar dilakukan Kepolisian Resor (Polres) Sinjai di wilayah hukumnya. Giat Operasi Premanisme dan Pu...
Hukum & Kriminal12 Juni 2021 22:16
Polrestabes Makassar Jaring Ratusan Preman yang Kerap Palak Kendaraan
MAKASSAR– Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Makassar menjaring seratus orang preman. Para preman tersebut berkedok sebagai juru parkir l...
News12 Juni 2021 21:38
Polisi Sebut Mayat Hangus di Maros Dibunuh Sebelum Dibakar, Ada Luka Tusuk
MAROS– Polisi mengungkap fakta baru mayat pria hangus di Maros, Sulawesi Selatan (Sulsel), yang sengaja dibakar hidup-hidup. Korban pun patut di...