Logo Lintasterkini

Panglima TNI Dukung Polri Usut Kasus Bom Gereja Katedral Makassar

Budi S
Budi S

Minggu, 28 Maret 2021 23:50

Kapolri bersama Panglima TNI di Gereja Katedral Makassar
Kapolri bersama Panglima TNI di Gereja Katedral Makassar

MAKASSAR – Panglima TNI, Marsekal Hadi Tjahjanto bertolak ke Makassar, Minggu sore (28/03/2021). Ingin meninjau langsung lokasi teror bom bunuh diri di Gereja Katedral.

Marsekal Hadi ke lokasi bersama Kapolri, Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo saat olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) berlangsung.

Dia menyempatkan diri berdialog dengan pejabat TNI dan Polri di Sulsel. Dan memastikan, jika TNI mendukung Polri menindak tegas seluruh aktor di balik insiden ini.

“TNI mendukung dalam menindak tegas aktor dan kelompok terhadap aksi (teror bom) ini,” tegasnya.

Setelah meninggalkan lokasi, Marsekal Hadi dan Kapolri bertolak ke Rumah Sakit Kepolisian Bhayangkara. Melihat sekaligus menyampaikan simpatik yang mendalam bagi korban yang dalam perawatan medis.

Pada kasus teror ini, polisi sudah mengidentifikasi identitas pelaku. Berjenis kelamin laki-laki. Berisial L.

Potongan kepala pelaku pun telah ditemukan terpisah dengan badannya di atas bangunan di samping Gereja Katedral.

Kapolri bilang, pelaku terafiliasi dengan kelompok Jaringan Ansharut Daulah (JAD).

“Kelompok ini tergabung dengan kelompok yang pernah melakukan kegiatan operasi di Jolo, Filipina, tahun 2018,” terangnya. (*)

 Komentar

 Terbaru

Hukum & Kriminal20 Januari 2022 14:54
Polisi Tangkap Penyebar Video Mesum Pelajar di Tana Toraja
TORAJA – Aparat Reskrim Polres Tana Toraja melakukan penangkapan terhadap YP (22) karena diduga merekam dan menyebarkan video mesum. YP (22), ad...
News20 Januari 2022 13:30
Sampah di Jalan Deppasawi Dalam Dibersihkan, Warga Apresiasi Camat Tamalate
"Hampir setiap hari warga membuang sampah di lokasi tersebut karena melihat ada penumpukan sampah. Jadi warga mengira kalau tempat itu jadi tempat sam...
Hukum & Kriminal20 Januari 2022 10:08
Sempat Ditahan di Polres Palopo, Warga Palopo ini Minta Keadilan ke Presiden Jokowi
"Selama 56 hari dari sejak tanggal 31 Desember 2020 sampai dengan tanggal 28 Februari 2021 saya ditersangkan membuat dan memalsukan surat kematian ole...
Hukum & Kriminal20 Januari 2022 01:35
Klinik Kecantikan di Makassar Ini Sudah Palsukan 100 Lembar Hasil PCR
Ia ditahan setelah disangkakan dugaan pemalsuan hasil tes PCR COVID-19. Pelaku diamankan Polrestabes Makassar di klinik miliknya pada Jumat (14/1/2022...