Logo Lintasterkini

Panglima TNI : Pecat Anggota yang Terlibat Narkoba

Muh Syukri
Muh Syukri

Sabtu, 29 April 2017 07:45

Panglima TNI : Pecat Anggota yang Terlibat Narkoba

JAKARTA – Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo meminta seluruh komandan memecat prajurit yang terbukti terlibat kasus narkoba. Ia lebih memilih kehilangan beberapa prajurit daripada merusak mental dan nama baik satuan TNI.

“Apabila ada prajurit yang terkena kasus narkoba dan terbukti bersalah, maka para komandan harus memberikan hukuman pecat. Karena lebih baik kehilangan beberapa prajurit daripada merusak mental dan nama baik satuan dan TNI keseluruhan,” kata Gatot di depan ribuan anggota Lanud Iswahjudi Magetan dan anggota TNI AD, Jumat (28/4/2017).

Kunjungan Panglima TNI ke Lanud Iswahjudi untuk melihat fasilitas dan kesiapan Lanud Iswahjudi dalam mendukung kegiatan latihan dan operasional TNI. Setibanya di Lanud Iswahjudi, Panglima TNI bersama rombongan, meninjau pesawat F-16 Fighting Falcon di Shelter Skadron Udara 3.

Tak lama kemudian, Gatot lmemberikan pengarahan kepada 1.000 prajurit TNI AD dan TNI AU di Hanggar Skadron Udara 3 Lanud Iswahjudi.

Selain meminta prajurit menjauhi narkoba, Gatot meminta anggota menjadi sinergitas dengan Polri. Terutama saat tugas operasi di bawah Polri. Ia menambahkan, dari berbagai survei, TNI masih menjadi institusi yang paling dipercaya oleh masyarakat Indonesia.

(Sumber : Kompas.com)

 Komentar

 Terbaru

Hukum & Kriminal20 Januari 2022 14:54
Polisi Tangkap Penyebar Video Mesum Pelajar di Tana Toraja
TORAJA – Aparat Reskrim Polres Tana Toraja melakukan penangkapan terhadap YP (22) karena diduga merekam dan menyebarkan video mesum. YP (22), ad...
News20 Januari 2022 13:30
Sampah di Jalan Deppasawi Dalam Dibersihkan, Warga Apresiasi Camat Tamalate
"Hampir setiap hari warga membuang sampah di lokasi tersebut karena melihat ada penumpukan sampah. Jadi warga mengira kalau tempat itu jadi tempat sam...
Hukum & Kriminal20 Januari 2022 10:08
Sempat Ditahan di Polres Palopo, Warga Palopo ini Minta Keadilan ke Presiden Jokowi
"Selama 56 hari dari sejak tanggal 31 Desember 2020 sampai dengan tanggal 28 Februari 2021 saya ditersangkan membuat dan memalsukan surat kematian ole...
Hukum & Kriminal20 Januari 2022 01:35
Klinik Kecantikan di Makassar Ini Sudah Palsukan 100 Lembar Hasil PCR
Ia ditahan setelah disangkakan dugaan pemalsuan hasil tes PCR COVID-19. Pelaku diamankan Polrestabes Makassar di klinik miliknya pada Jumat (14/1/2022...