Logo Lintasterkini

Jokowi Tanggapi BEM UI, Warganet: Gemes Lihat Perilaku Kadrun

Andi
Andi

Selasa, 29 Juni 2021 20:14

Presiden Jokowi. (Antara Foto).
Presiden Jokowi. (Antara Foto).

JAKARTA — Kritikan Badan Eksekutif Makahasiswa (BEM) Universitas Indonesia (UI) ditanggapi Presiden Joko Widodo (Jokowi). Terkait sebutan ‘King of Lip Service’.

Tanggapan Jokowi terhadap kritik BEM UI itu sontak menuai respons dari sejumlah warganet. Salah seorang warganet pengguna Twitter ChusnulCh_ menyentil kadrun terkait hal itu.

“Tanggapan pak Jokowi terkait poster dr BEMUI_Official. Lihat video pak Jkw ini jadi gemes lihat perilaku kadrun,” cuit warganet ChusnulCh_ sambil membagikan video Jokowi yang menanggapi kritik BEM UI tersebut.

Menurutnya, caci maki dan hinaan kadrun terhadap Jokowi hanya dibalas santai oleh orang nomor satu di Indonesia itu.

“Mereka yang ngata-ngatain pak Jkw dari merendahkan sampai menghina, pak Jkw cuma tertawa,” tuturnya.

Ia pun mengaku heran, mengapa para kadrun yang tidak pernah diapa-apakan oleh Jokowi tersebut malah kerap menyebut mantan Gubernur DKI itu sebagai pemimpin otoriter.

“Mereka tidak diapa-apain, tapi mereka juga yang katakan pak Jkw dzolim hingga otoriter,” ucapnya.

Diketahui, Presiden Jokowi baru-baru ini lewat unggahan videonya di media sosial Twitter miliknya memberikan tanggapannya terkait kritik BEM UI terhadap dirinya.

Dalam videonya itu, Jokowi mengaku sudah sejak lama dikritik bahkan dicaci maki oleh berbagai pihak termasuk mahasiswa.

“Itu kan sudah sejak lama. Dulu ada yang bilang saya ini plonga plongo, kemudian ada yang bilang saya otoriter, ada juga yang ngomong saya ini bebek lumpuh, dan baru-baru ini ada yang bilang saya Bapak Bipang dan terakhir ini ada yang menyampaikan ‘King of Lip Service’,” ujar Jokowi.

Ia pun menilai, kritikan berbagai pihak termasuk dari kalangan mahasiswa tersebut menurutnya sah-sah saja.

“Saya kira ini tentu ekspresi mahasiswa. Ini negara demokrasi, kritik itu boleh-boleh saja,” kata Jokowi.

Maka dari itu, Jokowi meminta kepada pihak universitas agar tak perlu menghalangi mahasiswa mereka yang hendak berekspresi.

“Universitas tidak perlu menghalangi mahasiswa untuk berekspresi,” tegasnya.

Akan tetapi, kata Jokowi, ekspresi mahasiswa termasuk yang dilakukan BEM UI tersebut haruslah sesuai dengan budaya tata krama dan sopan santun.

“Tapi juga ingat, kita ini memiliki budaya tata krama, kesopansantunan. Yah saya kira biasa saja mungkin mereka sedang belajar mengekspresikan pendapat,” ujarnya.(*)

 Komentar

 Terbaru

Ekonomi & Bisnis24 Januari 2026 01:02
ARTOTEL Dine Gandeng Magnum Lewat Kampanye Nasional A Sweet Affair
MAKASSAR – ARTOTEL Group melalui divisi food and beverage-nya, ARTOTEL Dine, resmi mengumumkan kolaborasi bersama Magnum dengan skala nasional b...
Ekonomi & Bisnis24 Januari 2026 00:57
Perkuat Literasi dan Inklusi Keuangan Daerah, OJK Edukasi Petani dan Nelayan Serta Masyarakat di Takalar 
TAKALAR – Upaya peningkatan literasi dan inklusi keuangan terus diperkuat oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama pemerintah daerah dan lembag...
Ekonomi & Bisnis24 Januari 2026 00:52
HoRe Expo & Bazaar Kuliner 2026 PHRI Sulsel Resmi Dibuka di Makassar
MAKASSAR – Badan Pimpinan Daerah Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (BPD PHRI) Sulawesi Selatan resmi membuka Hotel, Restaurant, and Café...
Ekonomi & Bisnis24 Januari 2026 00:48
Driving Resilient & Profitable Growth, Kalla Beton Perkuat Kesiapan Bisnis di Tahun 2026
MAKASSAR – Kalla Beton menggelar Kick Off Meeting Tahun 2026 sebagai langkah strategis untuk menyelaraskan visi, arah bisnis, serta prioritas pe...