Logo Lintasterkini

Penerimaan Pajak Sulselbartra 2022 Capai 11,23 T

Muh Syukri
Muh Syukri

Kamis, 29 September 2022 20:15

Kepala Bidang Data dan Pengawasan Potensi Perpajakan Kanwil DJP Sulselbartra Soebagio
Kepala Bidang Data dan Pengawasan Potensi Perpajakan Kanwil DJP Sulselbartra Soebagio

MAKASSAR – Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Sulawesi Selatan, Barat dan Tenggara (Sulselbarta) mencatat realisasi penerimaan pajak di Sulawesi Selatan (Sulsel) tumbuh 41,44 persen dari periode sebelumnya. Hingga akhir Agustus 2022 mencapai Rp8,2triliun atau 76,42 persen dari target Rp10,7 triliun.

Sementara untuk realisasi penerimaan pajak di tiga provinsi Sulsel, Barat dan Tenggara pada periode Januari-Agustus 2022 mencapai Rp11,23 triliun atau 76,69 persen dari target Rp14,65 triliun.

“Kita tetap optimis sampai akhir tahun bisa tercapai, bahkan lebih,” ujar Kepala Bidang Data dan Pengawasan Potensi Perpajakan Kanwil DJP Sulselbartra Soebagio di Makassar, Rabu (28/9/2022).

Sementara penerimaan pajak berdasarkan provinsi seperti Provinsi Sulawesi Barat, target penerimaan pajaknya Rp942 miliar dengan realisasi hingga akhir Agustus sebanyak Rp517 miliar
Kemudian di Sulawesi Tenggara, target penerimaan Rp2,9 triliun dan tercapai Rp2,4 triliun atau sekitar 84,55 persen.

Ia menjelaskan penerimaan pajak Sulsel bersumber dari lima sektor terbesar yakni perdagangan besar dan eceran dengan kontribusi pajaknya mencapai Rp2,2 triliun dan memberi andil 26,87 persen atau tumbuh 68,38 persen dari periode yang sama tahun sebelumnya yakni di angka Rp1,3 triliun.

Sektor kedua adalah administrasi pemerintahan dan jaminan sosial wajib, kontribusinya Rp1,08 triliun atau 13,16 persen berbanding Rp786 miliar di 2021 dan tumbuh 37,53 persen.

Pada sektor kegiatan jasa lainnya, kontribusinya sebesar Rp722,2 miliar (8,79 persen) berbanding Rp128,4 miliar pada 2021 yang tumbuh 462,44 persen.

Sektor industri pengolahan, kontribusinya mencapai Rp747,4 miliar (9,09 persen) berbanding Rp667,5 miliar di 2021 atau tumbuh 11,97 persen.

Pada sektor jasa keuangan dan asuransi, kontribusi pajaknya mencapai Rp689,9 miliar (8,39 persen) berbanding Rp626,1 miliar pada 2021 atau tumbuh sekitar 10,20 persen serta lainnya yang mencapai Rp2,7 triliun (33,7 persen) berbanding Rp2,2 triliun yang tumbuh 20,95 persen. (*)

Penulis : Azho

 Komentar

 Terbaru

News30 November 2022 14:31
Wakapolda Sulbar dan Forkopimda Sulbar Hadiri Pertemuan Tahunan Bank Indonesia 2022
MAMUJU – Wakapolda Sulbar Brigjen R Umar Faroq menghadiri pertemuan Tahunan Bank Indonesia 2022 bersama segenap Forkopimda Provinsi Sulawesi Bar...
News30 November 2022 14:08
Hati-hati, Pinjam ‘Bendera’ Perusahaan Ikut Tender Bisa Kena Pidana
MAKASSAR – Sebelumnya praktek pinjam ‘bendera’ untuk mengikuti proses tender proyek pemerintah pengadaan Barang dan Jasa milik pemer...
News30 November 2022 13:02
Tingkatkan Kemampuan Menembak, Polda Sulbar Gelar Latihan
MAMUJU – Melatih kemahiran dalam hal menembak, menjadi hal yang perlu dimiliki setiap anggota kepolisian. Terlebih lagi hal tersebut bertujuan g...
News30 November 2022 12:30
Masyarakat Butuh “Vaksinasi” agar Tak Terjebak Hoaks Pemilu 2024
JAKARTA — Menjelang Pemilu 2024, hoaks politik semakin meningkat. Temuan Mafindo sejak Januari hingga September 2022 (1.290 hoaks), hoaks politik pa...