Logo Lintasterkini

Hadapi 2021, PT SMI (Persero) Siap Perluas Peran dalam Program PEN

Abdul Gaffar Mattola
Abdul Gaffar Mattola

Rabu, 30 Desember 2020 20:53

PT SMI Media Meet Up 2020 yang digelar via zoom meeting, Rabu (30/12/2020).
PT SMI Media Meet Up 2020 yang digelar via zoom meeting, Rabu (30/12/2020).

JAKARTA -– Pelemahan ekonomi Indonesia akibat pembatasan aktivitas dan penurunan daya beli akibat pandemi Covid-19, membuat Pemerintah meluncurkan Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). Pada kuartal III-2020, PT Sarana Multi Infrastrukur atau lazim disebut PT SMI (Persero) mendapatkan amanah dari Pemerintah pusat untuk menyalurkan pinjaman ke Pemerintah Daerah (PEN Daerah) dan BUMN (Investasi Pemerintah-IP PEN). Hal ini tertuang dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor: 53 tahun 2020 tentang penugasan khusus PT SMI menyalurkan pijaman kepada Pemda maupun BUMN.

Sebagai salah satu Special Mission Vehicle (SMV) Kementerian Keuangan (Kemenkeu), PT SMI bertugas sebagai eksekutor dalam menyalurkan dana pinjaman PEN kepada Daerah (PEN DA) dan pelaksana program Investasi Pemerintah kepada Badan Usaha Milik Negara atau BUMN (IP PEN) untuk mendukung usaha pemulihan ekonomi nasional. Kepercayaan yang diberikan kepada PT SMI ini merupakan bentuk dukungan Pemerintah kepada PT SMI untuk lebih aktif dan sebagai bagian dari proses transformasi sebagai Lembaga Pembangunan Indonesia (Development Bank).

Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan PT SMI Media Meet Up 2020 yang digelar via zoom meeting, Rabu (30/12/2020). Pertemuan dengan media ini dihadiri sejumlah media cetak, eletronik, siber dan televisi nasional. Hadir dalam pertemuan ini, sekaligus menjadi narasumber yakni perwakilan Direksi PT SMI diataranya Kadek Dian Sutisna, Silvi J. Gani, Faaris Pranawa, Darwin Trisna Djajawinata serta Meirijal Nur selaku Direktur Kekayaan Negara, Kementerian Keuangan.

Sylvi J. Gani, yang keseharian mejabat Direktur Pembiayaan dan Investasi PT SMI menyatakan, sebagai government length arms dalam pelaksanaan Pemulihan Ekonomi Nasional Daerah (PEN DA), PT SMI bertugas meneruskan pinjaman yang asalnya diberikan oleh Pemerintah Pusat kepada Pemda. Hingga November 2020, PT SMI telah memproses dan menyetujui fasilitas pinjaman dengan total komitmen sebesar Rp.10,65 Triliun kepada 21 wilayah/daerah di Indonesia yang terdampak pandemi Covid-19.

Sedangkan untuk nvestasi Pemerintah Pemulihan Ekonomi Nasional (IP PEN), PT SMI telah melaksanakan perjanjian dengan total Rp. 15 Triliun kepada PT Kereta Api Indonesia (Persero), PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk, serta PT Krakatau Steel (Persero) Tbk, dimana PT SMI bertindak sebagai Pelaksana Investasi yang merupakan wakil dari Pemerintah.

[NEXT]

PT SMI Media Meet Up 2020 yang digelar via zoom meeting, Rabu (30/12/2020).

Dikatakan Sylvi, dukungan IP PEN ini merupakan langkah responsif dalam mengatasi dampak pandemi. Urgensi atas kebutuhan penyaluran IP PEN kepada tiga BUMN tersebut dinilai sangat penting karena memiliki dampak pengganda (multiplier effect) yang cukup signifikan terhadap pendapatan dan perekonomian Indonesia.

“Penyaluran IP PEN kepada tiga BUMN tersebut juga memiliki manfaat yang besar bagi masyarakat luas. Terpenting, masing-masing BUMN memiliki peran penting dalam menggerakkan kembali roda perekonomian dan industri terkait lainnya,” tutur Slvi J. Gani.

Direktur Manajemen Risiko PT SMI, Faaris Pranawa menambahkan, bahwa dukungan PT SMI dalam IP PEN ditetapkan dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 118 tahun 2020. Dalam peraturan tersebut, PT SMI diamanatkan untuk melakukan penilaian atas usulan dukungan IP PEN dan rekomendasi Key Achievement Indikator (KPI) untuk monitoring serta evaluasi kinerja.

“Sebelum IP PEN diputuskan, PT SMI telah melakukan kajian secara komprehensif terhadap kondisi BUMN dengan mengikutsertakan lembaga independen seperti konsultan keuangan, konsultan hukum, dan lembaga pengkaji ekonomi untuk mempertimbangkan beberapa risiko yang dimitigasi,” terang Faaris Pranawa.

Pada kegiatan Media Meet Up 2020 ini, Direktur Operasional dan Keuangan PT SMI, Darwin Trisna Djajawinata memaparkan kinerja korporasi selama tahun 2020. Darwin menyampaikan hingga November 2020, PT SMI mencatat kinerja yang sangat baik dengan total komitmen sebesar Rp.106,76 miliar dan outstanding senilai Rp.61,94 miliar, dengan nilai proyek yang telah dibiayai sebesar Rp.31,98 miliar.

Darwin lebih jauh mejelaskan, pendapatan usaha PT SMI hingga November 2020 tercatat sebesar Rp.5,22 triliun dengan laba bersih sejumlah Rp.1,93 triliun. PT SMI memproyeksikan kinerja tahun 2021 dinilai akan terus meningkat dan bertumbuh, dimana outstanding pembiayaan diproyeksikan akan tumbuh sebesar 42% di tahun 2021 dari yang sebelumnya Rp.73,99 Triliun di tahun 2020 menjadi Rp.105,12 Triliun.

“Pertumbuhan ini berada di atas kisaran pertumbuhan kredit yang diproyeksikan oleh Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan, dan Lembaga Penjamin Simpanan berturut-turut sebesar 9%-11%, 5-6%, dan 8,24%, serta lebih tinggi dari rata-rata pertumbuhan kredit perbankan nasional yaitu sebesar 5-6%,” paparnya.

[NEXT]

Dalam rencana tahun mendatang, PT SMI berkomitmen untuk terus menjadi sustainability promotor dengan melanjutkan dukungan dalam melakukan pembangunan proyek-proyek strategis di Indonesia melalui berbagai skema dan inovasi pembiayaan (termasuk diantaranya adalah pembiayaan bagi pembangunan hijau).

PT SMI juga akan berupaya untuk terus menjadi ecosystem promotor dengan mendorong keterlibatan para mitra dalam mengimplementasikan skema blended finance melalui platform SDG Indonesia One (SIO) untuk mendukung pencapaian SDG di Indonesia.

Melalui peran yang dijalankan saat ini, semakin mengukuhkan peran PT SMI sebagai bank pembangunan di Indonesia (Development Financial Institution/ Development Bank). Perlahan tapi pasti, kesiapan atas transformasi tersebut ditunjukkan PT SMI dengan memperkuat dan meningkatkan kapasitas internal serta senantiasa mengedepankan prinsip tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance), transparan, dan akuntabel.

“PT SMI senantiasa mengedepankan prinsip tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance), transparan, dan akuntabel melalui sinergi dan koordinasi yang kuat dengan Aparat Penegak Hukum (APH), seperti Kejaksaan Agung dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Hal tersebut dilakukan sebagai langkah antisipatif untuk menghindari penyelewengan dalam kegiatan operasional perusahaan,” pungkasnya.

Tentang PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero)

PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) (PT SMI) yang didirikan pada tanggal 26 Februari 2009 adalah Badan Usaha Milik Negera (BUMN) dibawah koordinasi Kementerian Keuangan (Kemenkeu) yang berbentuk Lembaga Keuangan Bukan Bank (LKBB). PT SMI berperan dan memiliki mandat sebagai katalis percepatan pembangunan infrastruktur nasional.

PT SMI memiliki berbagai fungsi dan produk/fitur unik untuk mendukung percepatan pembangunan infrasruktur yang tidak hanya berfungsi sebagai pembiayaan infrastruktur, tetapi juga sebagai enabler melalui pelaksanaan skema Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) yang mengikutsertakan berbagai institusi keuangan, baik swasta maupun multilateral. PT SMI aktif mendukung pelaksanaan KPBU dan mendorong percepatan pembangunan infrastruktur di daerah melalui produk pinjaman daerah.

PT SMI memiliki tiga pilar bisnis yaitu:
(1) Pembiayaan dan Investasi, yaitu pembiayaan terhadap proyek-proyek infrastruktur,

(2) Jasa Konsultasi yaitu solusi atas kebutuhan tenaga professional dan ahli di bidang infrastruktur serta

(3) Pengembangan Proyek yaitu membantu Penanggung Jawab Proyek Kerjasama (PJPK) untuk menyiapkan proyek infrastruktur.

Pada kuartal III-2020, PT SMI mendapatkan perluasan mandat melalui Peraturan Pemerintah Nomor 53 Tahun 2020 yang pelaksanaannya tunduk pada Peraturan OJK No. 46 Tahun 2020 Tentang Perusahaan Pembiayaan Infrastruktur. Dengan mandat baru tersebut, PT SMI dapat memberikan pembiayaan diluar sektor infrastruktur melalui adanya penugasan dari Pemerintah. (*)

 Komentar

 Terbaru

9 Fraksi di Komisi III DPR RI Setuju Komjen Listyo Jabat Kapolri
Nasional20 Januari 2021 17:27
9 Fraksi di Komisi III DPR RI Setuju Komjen Listyo Jabat Kapolri
Rabu (20/01/2021) tadi, Komjen Listyo mengikuti fit and proper test atau uji kelayakan di Komisi III DPR RI....
CSC Indonesia Turut Bantu Korban Gempa Sulbar
News20 Januari 2021 17:06
CSC Indonesia Turut Bantu Korban Gempa Sulbar
Sebelum bantuan itu diberangkatkan lanjut Deby, pihaknya terus berkoordinasi dengan relawan dokter IDI Makassar...
Kabur ke Hutan, Dua Pencuri Tabung Gas di Barru Dibekuk
Hukum & Kriminal20 Januari 2021 16:40
Kabur ke Hutan, Dua Pencuri Tabung Gas di Barru Dibekuk
Aksi keduanya juga terungkap, tidak hanya di Barru. Juga pernah melakukan aksi serupa di Pangkep baru-baru ini....
Jambret di Bulukumba Ditembak, Penadah Ikut Diringkus
Hukum & Kriminal20 Januari 2021 16:10
Jambret di Bulukumba Ditembak, Penadah Ikut Diringkus
Dayat adalah terduga jambret. Betis kaki kanannya ditembak saat polisi melakukan pengembangan....