Logo Lintasterkini

Vaksin Covid-19 Salah Satu Prioritas Pemerintah Tangani Pandemi 2021

Abdul Gaffar Mattola
Abdul Gaffar Mattola

Jumat, 01 Januari 2021 15:51

Vaksin Covid-19
Vaksin Covid-19

JAKARTA — Pengendalian pandemi Covid-19 pada tahun 2021 akan memprioritaskan pada penyediaan dan pemberian vaksin pada seluruh masyarakat Indonesia. Hal ini dikemukakan Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito, Kamis (31/12/2020).

Dia menyampaikan pemerintah terus mengikuti perkembangan vaksinasi yang telah dilakukan beberapa negara di dunia. Seperti Inggris, Amerika Serikat dan Kanada yang telah melakukan vaksinasi di tahun 2020.

“Pemerintah akan terus mengikuti perkembangan vaksinasi yang telah dilakukan berbagai negara tersebut sebagai bahan masukan program vaksinasi nasional,” jelasnya.

Juru bicara ini melanjutkan, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyatakan akan ada 2 jalur kerjasama dalam mengadakan kandidat vaksin Covid-19. Yaitu hasil kerjasama bilateral/multilateral dan pengembangan vaksin Merah Putih.

Untuk vaksin Merah Putih merupakan hasil kerjasama perguruan tinggi dan lembaga penelitian yang ada di Indonesia. Rencananya, pada triwulan pertama tahun 2021, vaksin Merah Putih akan diserahkan PT Bio Farma untuk dilakukan uji klinis dan praklinis dan selanjutnya mendapat izin edar.

Lalu, dalam skema kerjasama bilateral dan multilateral, diantaranya vaksin Sinovac dengan negara Tiongkok (Cina), Novavax dan Prfizer dengan Amerika Serikat, Astra Zeneca, maupun hasil kerjasama dnegan banyak negara. Pada skema multilateral, vaksin diperoleh dari hasil dikoordinasikan oleh Badan Kesehatan Dunia atau World Health Organization (WHO) yaitu COVAX atau GAVI.

Banyaknya kandidat vaksin yang telah ditetapkan pemerintah bertujuan untuk memastikan kebutuhan vaksin dalam negeri tercukupi. Sehingga mampu menciptakan kekebalan komunitas. Nantinya, vaksinasi akan diberikan secara bertahap, dalam memprioritaskan kelompok prioritas untuk menerima vaksinasi.

Program vaksinasi ini diawali dari petugas kesehatan, petugas publik dan lansia (lanjut usia) pada periode kuartal pertama tahun 2021. Lalu akan dilanjutkan kepada masyarakat dan wilayah penduduk rentan. Serta masyarakat lainnya dengan mempertimbangkan klaster penularan pada periode kedua atau sekitar April 2021 sampai Maret 2022. (*)

 

 Komentar

 Terbaru

9 Fraksi di Komisi III DPR RI Setuju Komjen Listyo Jabat Kapolri
Nasional20 Januari 2021 17:27
9 Fraksi di Komisi III DPR RI Setuju Komjen Listyo Jabat Kapolri
Rabu (20/01/2021) tadi, Komjen Listyo mengikuti fit and proper test atau uji kelayakan di Komisi III DPR RI....
CSC Indonesia Turut Bantu Korban Gempa Sulbar
News20 Januari 2021 17:06
CSC Indonesia Turut Bantu Korban Gempa Sulbar
Sebelum bantuan itu diberangkatkan lanjut Deby, pihaknya terus berkoordinasi dengan relawan dokter IDI Makassar...
Kabur ke Hutan, Dua Pencuri Tabung Gas di Barru Dibekuk
Hukum & Kriminal20 Januari 2021 16:40
Kabur ke Hutan, Dua Pencuri Tabung Gas di Barru Dibekuk
Aksi keduanya juga terungkap, tidak hanya di Barru. Juga pernah melakukan aksi serupa di Pangkep baru-baru ini....
Jambret di Bulukumba Ditembak, Penadah Ikut Diringkus
Hukum & Kriminal20 Januari 2021 16:10
Jambret di Bulukumba Ditembak, Penadah Ikut Diringkus
Dayat adalah terduga jambret. Betis kaki kanannya ditembak saat polisi melakukan pengembangan....