Logo Lintasterkini

Operasi Lilin Pallawa 2025 Berakhir, Penegakan ETLE Meningkat, Tilang Konvensional Turun 34 Persen

Muh Syukri
Muh Syukri

Sabtu, 03 Januari 2026 18:58

Operasi Lilin Pallawa 2025 Berakhir, Penegakan ETLE Meningkat, Tilang Konvensional Turun 34 Persen
Operasi Lilin Pallawa 2025 Berakhir, Penegakan ETLE Meningkat, Tilang Konvensional Turun 34 Persen

MAKASSAR — Pelaksanaan Operasi Lilin Pallawa 2025 di wilayah hukum Polda Sulawesi Selatan mencatat peningkatan kinerja signifikan pada aspek keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas). Operasi yang berlangsung selama 14 hari, sejak 20 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026, menunjukkan pergeseran pendekatan penegakan hukum yang semakin berbasis teknologi dan preventif.

Dirlantas Polda Sulsel Kombes Pol Karsiman melalui Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Sulsel, AKBP Dr. Amin Toha, S.H., M.H., menjelaskan bahwa optimalisasi upaya preemtif, preventif, hingga penegakan hukum dilakukan secara menyeluruh di seluruh Polres jajaran. “Pada aspek Dikmas Lantas (preemtif) terjadi lonjakan kegiatan secara signifikan dibandingkan tahun sebelumnya,” ujarnya, Minggu (3/1/2026).

Pada kegiatan bimbingan dan penyuluhan (binluh), capaian 2025 melonjak menjadi 19.482 kali dari nihil pada 2024. Penyuluhan langsung kepada masyarakat (penluh) meningkat 48,7 persen dari 42.725 menjadi 63.542 kali, sementara penyebaran dan pemasangan media keselamatan lalu lintas melonjak 136,6 persen menjadi 64.254 kali.

Di sisi preventif, Ditlantas Polda Sulsel mengintensifkan pengamanan dan koordinasi lintas sektor. Sterilisasi tempat ibadah tercatat 3.236 kali, koordinasi dengan pengelola destinasi wisata 3.056 kali, serta koordinasi pengamanan perayaan malam pergantian tahun 1.834 kali. Adapun kegiatan pengaturan, penjagaan, dan patroli di lokasi ibadah, wisata, dan pusat perayaan mencapai 19.853 kali—meningkat 100 persen dibandingkan 2024.

Pada aspek penegakan hukum (gakkum), penindakan berbasis elektronik melalui ETLE melonjak 245,6 persen, dari 1.613 pelanggaran pada 2024 menjadi 5.574 pelanggaran di 2025. “Sebaliknya, tilang konvensional menurun drastis hingga hampir tidak dilakukan. Tindakan berupa teguran juga turun 34 persen, mencerminkan pergeseran ke pendekatan yang lebih modern dan preventif,” jelas Amin Toha.

Sementara itu, data kecelakaan lalu lintas menunjukkan jumlah kejadian meningkat 28 persen dari 228 menjadi 292 kasus. Namun, korban meninggal dunia justru turun 5 persen dari 21 menjadi 20 orang. Jumlah korban luka berat dan ringan meningkat, seiring kenaikan kerugian materiil sebesar 129 persen menjadi Rp721.150.000.

“Hasil Operasi Lilin Pallawa 2025 ini menjadi bahan evaluasi strategis untuk memperkuat kebijakan keselamatan lalu lintas ke depan, khususnya dalam menekan fatalitas kecelakaan di Sulawesi Selatan,” pungkasnya. (*)

 Komentar

 Terbaru

Nasional05 Januari 2026 10:16
Mantan Kapolda Sulsel dan Eks Kapolrestabes Makassar, Rusdi Hartono Resmi Naik Pangkat Jadi Komjen Pol
JAKARTA — Karier Dr. Rusdi Hartono, M.Si terus menanjak. Perwira tinggi Polri yang dikenal pernah menjabat Kapolda di Sulawesi Selatan dan Kapolrest...
Nasional05 Januari 2026 09:50
Jusuf Kalla Lepas 72 Relawan Kemanusiaan PMI untuk Bencana Sumatera dan Aceh
JAKARTA — Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI), Jusuf Kalla, melepas sebanyak 72 relawan kemanusiaan yang akan diberangkatkan untuk membantu pena...
Nasional05 Januari 2026 09:43
KUHP Baru Berlaku 2026: Sekolah hingga Panti Asuhan Jadi Lokasi Pidana Kerja Sosial, Efektif atau Sekadar Solusi Tambal Sulam?
JAKARTA — Pemerintah bersiap menerapkan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) baru mulai 2026. Salah satu kebijakan yang diklaim progresif adalah ...
News05 Januari 2026 08:59
BPBD Kota Selamatkan 13 Warga Makassar Terjebak di Air Terjun Saat Wisata Alam
MAKASSAR –Hujan deras yang mengguyur kawasan hulu Sungai Jeneberang berubah menjadi ancaman dalam hitungan menit. Air bah datang tiba-tiba, memutus ...