Logo Lintasterkini

Aniaya Rekannya di DPRD, Polres Takalar Tetapkan Andi Ellang Tersangka

Budi S
Budi S

Selasa, 04 Mei 2021 22:50

Kondisi ruang rapat DPRD Takalar usai perkelahian antar anggota dewan, Senin (03/05/2021).
Kondisi ruang rapat DPRD Takalar usai perkelahian antar anggota dewan, Senin (03/05/2021).

TAKALAR – Polres Takalar telah memeriksa tiga anggota dewan yang terlibat perkelahian, Senin malam kemarin (03/05/2021).

Hasilnya, satu di antara ketiga anggota dewan itu ditetapkan sebagai tersangka. Yakni Andi Noor Zaelan alias Andi Ellang.

Penyidik menemukan unsur pidana pada kasus ini. Andi Ellang disebut telah menganiaya dua rekannya.

“Untuk terlapor (Andi Ellang) sudah status tersangka. Dan ditahan di Mapolres. (Proses) lanjut,” ungkap Kapolres Takalar, AKBP Beny Murjayanto kepada LINTASTERKINI, Selasa (04/05/2021).

Olehnya, Andi Ellang terancam hukuman pidana maksimal lima tahun kurungan penjara. Dijerat pasal 351 KUHPidana.

AKBP Beny sebelumnya bilang, jika kasus ini dipicu perbedaan pendapat saat rapat berlangsung di Gedung DPRD Takalar, Senin kemarin.

Andi Ellang terlibat adu mulut dengan dua pelapor sekaligus korban, Johan Nojeng dan Bakri Sewang. Berujung perkelahian.

Akibatnya, kedua korban mengalami luka di bagian kepala akibat pukulan doublestick oleh Andi Ellang.

“Kejadiannya saat rapat pemilihan struktur pansus LKPj berlangsung, kemarin,” lanjut Ajun Komisaris Besar Polisi ini.

Korban Johan juga sebelumnya menduga, jika Andi Ellang telah merencanakan hal itu. Sebab, membawa double stick di ruang rapat.

“Ini sepertinya memang ada unsur perencanaan untuk melakukan penganiayaan, karena pelaku dengan sengaja membawa masuk double stick ke ruang sidang yang disembunyikan dibalik pinggang celananya, harus ditangkap ini orang,” tandasnya.

Dia menceritakan, awal mula kejadian itu karena dirinya memprotes pembahasan pansus LKPj. Yang menurutnya, itu sudah dibahas sebelumnya dan bahkan sudah ditetapkan.

”Andi Ellang marah karena saya protes dan meminta agar dilakukan pooling untuk menentukan apakah pembahasan pembentukan panitia LKPj dilakukan ulang atau tidak. Karena kemarin itu sudah selesai dan qourum,” jelas Johan. (*)

 Komentar

 Terbaru

Larang Salat Id di Karebosi, Ini Klarifikasi Danny Pomanto
Bersama Melawan Covid-1908 Mei 2021 00:19
Larang Salat Id di Karebosi, Ini Klarifikasi Danny Pomanto
Menurutnya, Pemkot Makassar tidak ingin terjadi konsentrasi massa dalam jumlah besar saat salat id berlangsung nanti....
ASN Nekat Mudik Lebaran 2021? Awas, Masyarakat Bisa Laporkan
Nasional07 Mei 2021 23:36
ASN Nekat Mudik Lebaran 2021? Awas, Masyarakat Bisa Laporkan
“Pemerintah meminta partisipasi masyarakat sebagai pengawas eksternal untuk melaporkan ASN yang terbukti mudik saat lebaran tahun ini,” kata Rini....
Iuran BPJS Ketenagakerjaan Diupayakan Bisa Dibayar Lewat Bank Sampah
News07 Mei 2021 23:34
Iuran BPJS Ketenagakerjaan Diupayakan Bisa Dibayar Lewat Bank Sampah
"Tekhnisnya ini, warga membawa sampah yang dikumpulkan untuk dijadikan iuran BPJS Ketenagakerjaan sebesar Rp 16.800 per bulan. Dan banyak sekali manfa...
Lindungi Masyarakat dari Pandemi, Godrej Indonesia Keluarkan Produk Saniter
Bersama Melawan Covid-1907 Mei 2021 23:07
Lindungi Masyarakat dari Pandemi, Godrej Indonesia Keluarkan Produk Saniter
"Kami menggabungkan keduanya menjadi satu elemen fungsi utama untuk mempercepat inovasi dalam upaya memastikan pengembangan produk secara progresif de...