Logo Lintasterkini

Bupati Lutim Resmikan Jalan Layang Terpanjang di Luwu Timur yang Dibangun PT Vale

Fakra
Fakra

Jumat, 05 April 2024 21:06

Bupati Luwu Timur Budiman meresmikan jembatan layang atau Flyover Ferrari yang dibangun PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale) di Kecamatan Towuti, Luwu Timur (Lutim), Sabtu (30/3/2024). (Foto:Vale)
Bupati Luwu Timur Budiman meresmikan jembatan layang atau Flyover Ferrari yang dibangun PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale) di Kecamatan Towuti, Luwu Timur (Lutim), Sabtu (30/3/2024). (Foto:Vale)

LUWU TIMUR – Bupati Luwu Timur Budiman meresmikan jembatan layang atau Flyover Ferrari yang dibangun PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale) di Kecamatan Towuti, Luwu Timur (Lutim), Sabtu (30/3/2024).

Jembatan sepanjang 465 meter dan lebar 13 meter ini bakal menjadi flyover terpanjang di Lutim.

Peresmian dihadiri Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Lutim, Acting Chief Technology Officer (CTO) Jinan Syakir, Direktur External Relations Endra Kusuma, para leaders, dan karyawan serta kontraktor.

Budiman menyampaikan, rasa terima kasih kepada PT Vale, yang telah membangun jembatan layang. Menurutnya, hal ini merupakan momen bersejarah bagi masyarakat Lutim, khususnya Desa Asuli, Kecamatan Towuti.

“Saya atas nama Pemkab dan masyarakat Lutim mengucapkan terima kasih atas kepedulian dan kontribusi PT Vale dalam pembangunan jembatan layang di Lutim. Ini merupakan bukti nyata komitmen PT Vale dalam mendukung pembangunan di daerah ini,” katanya.

Budiman melanjutkan, proyek ini bukan hanya infrastruktur biasa, tetapi simbol kemajuan dan konektivitas yang akan membuka peluang baru bagi kesejahteraan masyarakat. Dia pun meminta kepada seluruh masyarakat agar menjaga kebersihan dan keamanan jembatan.

“Saya yakin, jembatan layang ini akan membawa manfaat besar bagi masyarakat Desa Asuli Kecamatan Towuti. Jembatan ini akan meningkatkan aksesibilitas, memperlancar arus barang dan jasa, serta mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah ini,” ujarnya.

Sementara, Jinan Syakir mengatakan kehadiran jembatan ini menunjang perseroan dalam mencapai target produksi 70.805 ton di 2023. Selain itu, peresmian jembatan juga merupakan komitmen perusahaan untuk tetap berproduksi tanpa mengganggu aktivitas masyarakat.

Dia menyampaikan sekilas mengenai proses pembangunan jembatan dari aspek keselamatan. Katanya, selama proses pembangunan, keselamatan para pekerja terus dipantau sebab proyek ini memiliki tingkat risiko dan potensi bahaya cukup tinggi. Mulai dari safety terhadap manusia, safety terhadap peralatan kerja, dan safety kepada lingkungan.

“Kami juga akan terus memantau keamanan jembatan, mulai dari pemeliharaan hingga aspek keselamatan para pengendara. Semoga memberikan dampak positif terhadap pembangunan daerah dan keberkahan kepada kita semua, dan tentunya jembatan ini akan menjadi landmark di Lutim,” jelasnya.(***)

 Komentar

 Terbaru

News03 Februari 2026 17:09
Kadiv Humas Polri Perkuat Sinergi Pers dalam Retret Kebangsaan PWI Bersama Kemhan RI Nasional Bogor
JAKARTA — Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol. Johnny Edison Isir bersilaturahmi dan berdiskusi dengan pimpinan media massa dalam kegiatan Retret Or...
News03 Februari 2026 14:35
Kebakaran Kapal Saat Bongkar Ikan di Paotere Makassar, Sembilan Nelayan Alami Luka
MAKASSAR – Insiden kebakaran kapal nelayan terjadi di wilayah Pelabuhan Paotere, Kelurahan Gusung, Kecamatan Ujung Tanah, Makassar, Selasa (3/2/2026...
News03 Februari 2026 13:58
Perkuat Kajian Akademik, Bawaslu Sulsel Jajaki Kerja Sama dengan Pascasarjana UKI Paulus
MAKASSAR -, Badan Pengawas Pemilihan Umum – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Sulawesi Selatan terus memperluas jejaring pengawasan p...
Hukum & Kriminal03 Februari 2026 10:41
Polisi Selidiki Kasus Dugaan Keracunan Menu MBG Di Pinrang
PINRANG — Kasus dugaan keracunan makanan menu Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang menimpa delapan pelajar Pondok Pesantren (Ponpes);Al-Mustafa Kan...