Logo Lintasterkini

Kejar Kelompok DPO MIT Ali Kelora, Polda Sulteng Tambah Ratusan Pasukan Brimob

Maulana Karim
Maulana Karim

Jumat, 09 Juli 2021 22:00

Dok Polda Sulteng.
Dok Polda Sulteng.

POSO–Sebanyak 192 personel pasukan brimob Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tengah (Sulteng) kembali dikirim untuk mengejar daftar pencarian orang (DPO) kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT) pimpinan Ali Kalora.

Jumlah tersebut merupakan pasukan tambahan Satgas Mandago Raya untuk membantu menuntaskan operasi pengejaran DPO tersebut.

Kepala Bidang Humas Polda Sulteng, Kombes Didik Supranoto mengatakan, seiring perpanjang masa operasi Satgas Madago Raya juga mendapat penambahan personel dilokasi.

“Dengan penambahan pasukan ini diharapkan bisa mempercepat kerja satgas memburu kelompok yang dipimpin Ali Kalora,” kata Didik kepada awak media, Jumat (9/7/2021).

Saat ini, kata dia, Satgas Madago Raya berjumlah sekitar 1.500 personel gabungan TNI-Polri dengan adanya penambahan sekira 192 personel.

“Penambahan 192 personel Brimob itu akan bergabung di beberapa posko yang didirikan oleh Ops Madago Raya di beberapa wilayah Sulawesi Tengah, yakni di Kabupaten Poso, Sigi, dan Parigi Moutong,” terang Kombes Didik.

Sebelumnya, DPO Kelompok MIT lolos dari penyergapan di Dusun Manggalapi, Kecamatan Palolo, Kabupaten Sigi pada  akhir Juni 2021 lalu.  Saat itu, Satgas Madago Raya hanya menyita logistik.

Kapolda Sulawesi Tengah (Sulteng) Irjen Pol Abdul Rakhman Baso memimpin patroli skala besar memburu keberadaan kelompok DPO Mujahidin Indonesia Timur (MIT) Pimpinan Ali Kalora dengan menyisir wilayah Poso Pesisir Selatan.

Didampingi Danrem 132 Tadulako dan beberapa pejabat operasi lainnya, Kapolda melaksanakan patroli skala besar menyisir wilayah Kecamatan Poso Pesisir Selatan.

Kabid Humas Polda Sulteng Kombes Pol Didik Supranoto mengatakan, patroli skala besar Kapolda Sulteng bersama Danrem 132 Tadulako Brigjen TNI Farid Makruf beserta pejabat Operasi Satgas Madago Raya dari unsur Polri dan TNI menggunakan motor trail.

“Total ada 21 motor trail yang digunakan. Tim berangkat dari Poskotis Madago Raya di Tokorondo Poso, menyisir wilayah Poso Pesisir Selatan sekaligus mengecek lima Pos Pengamanan Daerah Rawan (Pamrahwan) dan dua Pos Sekat,” kata Didik, Selasa (6/7/2021) lalu. (*)

Penulis : Mul

 Komentar

 Terbaru

News30 Januari 2026 23:06
Hari Ketiga Pencarian Lansia Tersesat di Perkebunan Alasa Selayar Masih Nihil
MAKASSAR – Operasi pencarian terhadap seorang lansia atas nama Abd. Wahab (70 tahun) yang dilaporkan tersesat di daerah perkebunan Alasa, Desa T...
News30 Januari 2026 22:53
Sekda Sulsel Dukung Program Jaga Desa, Perkuat Pengawasan Dana Desa Berbasis Digital
MAKASSAR – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan terus memperkuat tata kelola pemerintahan desa melalui sinergi lintas lembaga. Upaya tersebut di...
News30 Januari 2026 19:34
Peduli Kemanusiaan, SPJM Laksanakan Kegiatan Donor Darah
MAKASSAR – PT Pelindo Jasa Maritim (SPJM) sebagai salah satu subholding PT Pelabuhan Indonesia (Persero) yang bergerak di bidang Marine, Equipment, ...
News30 Januari 2026 17:45
Penyaluran TPG Bulanan bagi Guru ASND Bukti Komitmen Pemerintah pada Tenaga Pendidik
JAKARTA – Realisasi pencairan Tunjangan Profesi Guru (TPG) perbulan ini merupakan komitmen Presiden Prabowo dalam upaya meningkatkan kesejahtera...