Logo Lintasterkini

Buku SYL, Sang Pencerah Peradaban Diluncurkan

Abdul Gaffar Mattola
Abdul Gaffar Mattola

Sabtu, 10 Februari 2018 17:11

Buku SYL (Syahrul Yasin Limpo), Sang Pencerah Peradaban diluncurkan.
Buku SYL (Syahrul Yasin Limpo), Sang Pencerah Peradaban diluncurkan.

MAKASSAR – Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo meluncurkan buku dengan judul “Dibalik Ratusan Penghargaan Nasional – SYL Sang Pencerah Peradaban”. Peluncuran buku tersebut dilakukan di Hotel Condotel Makassar, Jumat (9/2/2018).

Buku ini merupakan kumpulan tulisan dari berbagai kalangan terkait kiprah Gubernur Sulsel dua periode ini, diramu dengan gaya tulisan mendalam. Beberapa tulisan diantaranya yaitu Ketua MUI Sulawesi Selatan AGH KH Sanusi Baco LC dengan tulisan “Penjaga Kerukunan Perawat Harmoni”, Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh dengan tulisan berjudul “SYL Gubernur Terbaik”.

Dalam buku yang diluncurkan itu, terdapat pula tulisan dari Pangdam XIV Hasanuddin, Mayjen TNI Agus SB dengan judul “Gubernur yang Memiliki Kepedulian” dan Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo dengan tulisan “Syahrul Visioner Membangun Daerah”.

SYL mengatakan, berbicara tentang peradaban sangat penting, karena tidak ada daerah tanpa peradaban. Setiap era ada pemimpin yang berhadapan dengan peradaban pada era masing-masing.

“Saya mengapresiasi sebuah buku berbicara peradaban. Kebetulan ditempel nama saya, saya berterima kasih, nama saya, sosok saya dimasukkan dalam kata peradaban di buku ini,” kata SYL.

Baginya, peradaban berbicara tentang tanggung jawab dan kerja keras. Tetapi juga pertanggung jawaban pada orang lain dan sebagai ibadah dari sebuah ketulusan.

[NEXT]

Peradaban penting sebagai sebuah warisan (legacy) yang dihadirkan karena meninggalkan jejak pada generasi berikutnya. Gubernur dua periode ini telah mengantar Sulsel meraih 239 penghargaan nasional dan internasional selama dua periode memimpin.

“Ini buku membawa saya bicara terkait ini, buku ini bukan untuk saya, tetapi untuk kita. Terima kasih untuk bukunya, terima kasih untuk yang sudah menulis,” ucapnya.

Sementara itu, Muhammad Hasan Basri Ambarala sebagai penyunting mengatakan, ide penulisan buku ini mencul di awal tahun 2016 serta hadir dengan 117 halaman tulisan. Salah satu tantangan penulisan buku ini, termasuk mengumpulkan naskah dalam waktu yang singkat.

“Kami luncurkan buku ini sebagai kenangan di akhir masa jabatan Pak Gubernur, karena banyak bukti prestasi yang kita lihat yang bisa kita catatkan dalam buku,” ucap Ambarala.

Di akhir acara, SYL memberikan buku dan menandatangani secara langsung. Buku ini juga akan dibagikan sebanyak 1.000 eksemplar untuk edisi pertama dan akan dikirim ke seluruh galeri dan perpustakaan di Sulsel dan Indonesia.

Hadir dalam peluncuran buku, Ketua DPRD Sulsel HM Roem dan Senator asal Sulsel, Bahar Ngitung. Mereka juga memberikan testimoni tentang buku ini. (*)

Penulis : Slamet

 Komentar

 Terbaru

Hukum & Kriminal25 September 2021 14:21
Pelaku Pembakar Mimbar Masjid Raya Makassar Tertangkap, Ini Penampakannya
Pelaku pembakaran mimbar khutbah di Masjid Raya Makassar tertangkap, Sabtu (25/9/2021) siang. Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Witnu Urip Laksana me...
Hukum & Kriminal25 September 2021 12:42
Kapolrestabes Makassar : Pelaku Pembakar Mimbar Masjid Raya Makassar Dalam Pengejaran
"Doakan dalam waktu dekat kita bisa mengungkap pelaku dan menangkapnya. Saat ini, anggota sudah mengejar pelaku pembakar mimbar Masjid Raya Makassar,"...
News25 September 2021 10:25
Soal Pembakaran Mimbar Masjid, Das’ad Latif : Ummat Jangan Terprovokasi
Sebelumnya diberitakan mimbar khutbah yang berada di dalam Masjid Raya Makassar dibakar seseorang, Sabtu (25/9/2011) dini hari. Sebelum beraksi, pelak...
Peristiwa25 September 2021 10:11
Mimbar Khutbah Masjid Raya Makassar Dibakar Seseorang
Mimbar khutbah yang berada di dalam Masjid Raya Makassar dibakar seseorang, Sabtu (25/9/2011) dini hari. Sebelum beraksi, pelaku naik ke atas dan seng...