Logo Lintasterkini

Guru Honorer di Bone Dipecat Gegara Posting Gaji di Medsos

Muh Syukri
Muh Syukri

Jumat, 12 Februari 2021 08:07

Akibat postingan ini, Hervina dipecat
Akibat postingan ini, Hervina dipecat

WATAMPONE – Sungguh malang nasib yang menimpa Hervina (34), seorang guru honorer yang sudah 16 tahun mengajar di SDN 169 Desa Sadar, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan (Sulsel). Hervina dipecat oleh kepala sekolah hanya karena mem-posting gajinya Rp 700 ribu di media sosial.

“Saya mulai mengabdi di situ Pak, 2005. Waktu 2005 itu 3 orang saja guru, 2 orang honor, 1 orang PNS,” ujar Hervina dikutip dari detikcom, Kamis (11/2/2021).

Dijelaskan Hervina, posting-annya di akun media sosial Facebook terkait gaji Rp 700 ribu yang diterima bukan untuk mengeluh atau merendahkan pihak sekolah yang memberinya gaji kecil. Hanya saja, posting-an itu malah membuat kepala sekolah murka dan memecatnya langsung tanpa diberi waktu mengklarifikasi maksudnya.

“Pertamanya saya upload itu, saya dikasih dana bos selama 4 bulan Rp 700 ribu (gaji). Jadi saya bilang ‘terima kasih banyak’. Itu suaminya kepala sekolahku yang kasih, kebetulan dia juga kepala sekolah SMP Satap sekalian guru kelas di SD,” kata Hervina.

Untuk diketahui, SD tempat Hervina mengajar merupakan sekolah satu atap yang bergabung dengan SMP setempat. Gaji Rp 700 ribu tersebut diberikan oleh suami kepala sekolah SD, tempat suami kepala sekolah SD tersebut juga guru di SMP satu atap.

“Karena bukan kepala sekolah saya yang kasih, tapi suaminya, jadi saya terima kasih banyak sama Bu Aji (kepala sekolah). Mungkin saya salah karena saya posting seperti itu,” imbuhnya.

Akibat posting-annya, Hervina dipecat melalui pesan singkat. “Dia (kepala sekolah) kirim pesan WA, ‘tabe (permisi), cari saja sekolah yang lain yang bisa gaji ki (anda) lebih banyak, mulai sekarang Istirahat saja mengajar’,” ujar Hervina menirukan pesan singkat pemecatannya.

“Saya tidak ada merasa mau menjelekkan. Malah saya terima kasih banyak. Itu hari karena saya terima (Rp 700 ribu) bisa saya pakai bayar utang Rp 500 ribu. Kan biasa itu ibu rumah tangga, ambil saja dulu (ngutang lalu nanti dibayar). Makanya saya terima kasih banyak karena itu hari langsung saya bayar utangku, itu saja Pak,” jelasnya. (*)

 Komentar

 Terbaru

Protes Jalan Rusak, Warga Alitta Tanam Pisang di Jalan
Lintas Info09 Maret 2021 12:05
Protes Jalan Rusak, Warga Alitta Tanam Pisang di Jalan
Aksi menanam pohon pisang dilakukan warga sebagai bentuk kekecewaan dan protes terhadap pemerintah....
Pakai Blender, Kejari Sidrap Musnahkan Sabu Senilai Rp 3 Miliar
News09 Maret 2021 10:55
Pakai Blender, Kejari Sidrap Musnahkan Sabu Senilai Rp 3 Miliar
Selain narkotika, pemusnahan juga dilakukan terhadap sejumlah barang bukti dari kasus tindak pidana umum lainnya....
Ini Penampakan Anak Panah yang Diamankan dari 16 Remaja di Hotel
Hukum & Kriminal09 Maret 2021 10:29
Ini Penampakan Anak Panah yang Diamankan dari 16 Remaja di Hotel
Kapolsek Panakkukang Komisaris Polisi (Kompol) Jamal Fathur Rakhman menjelaskan, anak panah itu ditemukan saat pihaknya melakukan penangkapan terhadap...
Diduga Terlibat Prostitusi Online, Belasan Cowok Cewek Digelandang ke Polsek Panakkukang
Hukum & Kriminal09 Maret 2021 09:51
Diduga Terlibat Prostitusi Online, Belasan Cowok Cewek Digelandang ke Polsek Panakkukang
Belasan muda mudi ini diamankan di Hotel Andra, Jalan Pandang Raya, Kecamatan Panakkukang, Makassar. Mereka terdiri dari 12 pria dan empat wanita yang...