Logo Lintasterkini

Anak Tebas Ayah Hingga Tewas, Alasannya Cuma Begini

Muh Syukri
Muh Syukri

Senin, 12 April 2021 07:42

Lokasi kejadian dipasangi police line
Lokasi kejadian dipasangi police line

PINRANG – Malang menimpa pria paruh baya berinisial TT. Pria berusia 88 tahun ini menjadi korban penganiyaan hingga tewas yang dilakukan oleh anak kandungnya sendiri yakni, JA (33).

Korban ditebas dengan sebilah parang, Minggu, (11/04/2021) sekira pukul 15.30 wita, di Desa Bittoeng Kelurahan Bittoeng, Kecamatan Duampanua, Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, awalnya korban pulang dari shalat Ashar kemudian berbaring di balai, yang berada di bawah kolong rumahnya bersama dengan Tikka istri dari korban dengan cucunya yang masih berumur 4 tahun.

Dengan secara tiba-tiba, pelaku datang dan langsung memarangi korban sebanyak sekali. Alhasil tebasan itu mengenai pada bagian leher korban yang mengakibatkan luka terbuka pada dibagian leher korban.

Mwngetahui hal tersebut, Anggota Resmob Polres Pinrang yang dipimpin oleh Kanit Resmob AIPDA Aris, SH dengan unit Reskrim Polsek Duampanua meluncur ke Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Setibanya pukul 17.20 wita di TKP, Anggota Resmob Polres Pinrang pun bergerak cepat untuk melakukan serangkaian penyelidikan. Alhasil, berdasarkan keterangan saksi-saksi di TKP petugas pun berhasil meringkus terduga pelaku tersebut.

Kasat Reskrim Polres Pinrang, IPTU Deki Marizaldi yang dikonfirmasi mengatakan bahwa memang benar telah terjadi suatu tindakan pidana yang mengakibatkan nyawa seseorang melayang.

“Untuk Info dari keluarga pelaku mengalami gangguan jiwa, namun tidak ada bukti atau hasil dari pemeriksaan Dokter kejiwaan yang menerangkan bahwa pelaku ada kelainan jiwa,” ungkap IPTU Deki.

Mantan Kasat Reskrim Polres Bulukumba ini juga menambahkan, jika pelaku telah diambil keteranganya dan dia menerangkan semua rangkaian kejadiannya.

“Dia mengakui perbuatannya dan untuk sementara dari hasil pemeriksaan tadi, Si pelaku tidak terima bapaknya (Korban) bertengkar (adu mulut) dengan ibunya,” tutupnya IPTU Deki Marizaldi. (*)

Penulis : Maulana Karim

 Komentar

 Terbaru

Ekonomi & Bisnis07 Februari 2026 02:21
Tukar Tambah Banyak Untungnya Program Spesial Kalla Toyota, Bikin Ramadan Lebih Tenang
MAKASSAR – Tahun 2026 hadir dengan kondisi market yang hampir sama dengan tahun 2025. Pada Januari kemarin, Kalla Toyota kembali mencatatkan per...
News07 Februari 2026 02:18
Aerotel Smile Makassar Gelar Donor Darah sebagai Wujud Kepedulian Sosial di Awal Tahun
MAKASSAR – Aerotel Smile Makassar kembali menggelar kegiatan donor darah sebagai bagian dari program Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaa...
Pendidikan07 Februari 2026 02:15
Raih Doktor Bidang Pendidikan Vokasi Keteknikan, Dosen FT UNM Kembangkan Media Simulasi Augmented Reality Multi Marker di SMK Sulsel
MAKASSAR – Ir. Muhammad Riska, S.Pd., M.Pd. Dosen Fakultas Teknik UNM resmi meyadang gelar Doktor bidang Vokasi Keteknikan di Program Studi Pend...
Ekonomi & Bisnis07 Februari 2026 02:12
Hotel Dalton Makassar Hadirkan Kampung Ramadan dengan Ragam Kuliner Nusantara dan Target Pengunjung Lebih Tinggi
MAKASSAR – Hotel Dalton Makassar kembali menghadirkan Kampung Ramadan sebagai pilihan berbuka puasa bagi masyarakat selama bulan suci Ramadan. Tahun...