Logo Lintasterkini

Politisi Gerindra: PPN untuk Jasa Pendidikan Langkah Mundur Pemerintah

Andi Nur Isman
Andi Nur Isman

Sabtu, 12 Juni 2021 10:51

Politisi Gerindra: PPN untuk Jasa Pendidikan Langkah Mundur Pemerintah

JAKARTA — Pemerintah berencana mengenakan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) untuk jasa pendidikan. Anggota Komisi X DPR RI dari Fraksi Gerindra, Ali Zamroni, mengeritik keras.

Menurutnya, kebijakan itu akan menjadi langkah mundur pemerintah dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.

“Ini langkah mundur, ketika dunia saat ini sedang mengatasi pendemi dan upaya untuk menjadikan pendidikan sebagai pilar bangsa justru pemerintah Indonesia berencana untuk membebankan pajak pada sektor pendidikan ini,” ucap Ali dalam keterangan tertulis yang diterima Sabtu (12/6/2021).

Ali mengatakan kebijakan ini berpotensi menambah beban masyarakat di saat banyak orang berjuang menghadapi dampak pandemi Covid-19.

Seharusnya, kata dia, pemerintah memberikan stimulus ekonomi sebanyak-banyaknya kepada seluruh sektor, bukannya justru memperkeruh kondisi dengan memberikan beban tambahan kepada masyarakat.

Dia pun mendesak Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi tidak tinggal diam dengan rencana pengenaan pajak ini.

Ia meminta pemerintah mengkaji ulang pengenaan PPN terhadap jasa pendidikan. “Mendorong pemerintah untuk aktif membenahi pendidikan di Indonesia,” tulisnya.

Sebelumnya, jasa pendidikan termasuk dalam daftar jasa yang akan dikenakan tarif PPN sebagaimana tertuang dalam bocoran draf Revisi Undang-Undang Nomor 6 Tahun 1983 tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan (RUU KUP).

Selain sektor pendidikan, beberapa sektor lain yang akan dikenakan PPN antara lain kebutuhan pokok (sembako), jasa pelayanan kesehatan medis, jasa pelayanan sosial, hingga jasa keuangan dan jasa asuransi.(*)

 Komentar

 Terbaru

Hukum & Kriminal25 Juli 2021 21:23
Tak Diberi Uang Saat Mau Gadai Barang, Penjual Ikan di Pinrang Tikam Korbannya Pakai Badik
PINRANG– Seorang pria berinisial NA 34 tahun di Kabupaten Pinrang diringkus polisi usai melakukan penganiayaan dengan menikam korbannya mengguna...
Hukum & Kriminal25 Juli 2021 20:12
Gara-gara Tersinggung, Dua Pria di Pinrang Aniaya Tiga Pemuda Pakai Celurit
PINRANG– Dua pria di Kabupaten Pinrang diamankan jajaran Resmob Satreskrim Polres Pinrang lantaran telah melakukan pengeroyokan. Kedua pria itu ...
Hukum & Kriminal25 Juli 2021 16:24
Kenalan Lewat Game Online, Pemuda Sidrap Setubuhi dan Bawa Lari Gadis di Bawah Umur
MAKASSAR– Unit Jatanras Kepolisian Resor Kota Besar Makassar berhasil mengamankan seorang pemuda yang melarikan anak di bawah umur. Pelaku adala...
News25 Juli 2021 13:27
Besok, Makassar Sudah Terapkan PPKM Level IV, Apa Saja yang Dibatasi?
Dalam rapat tersebut terungkap penerapan PPKM level IV juga akan diberlakukan di Sulawesi Selatan ( Sulsel ). Untuk di Makassar, pemberlakuan dilaksan...