Logo Lintasterkini

Terkait Barang Inventaris Hilang, Danny Sebut Balaikota Tidak Aman Lagi

Muh Syukri
Muh Syukri

Rabu, 15 September 2021 19:55

Wali Kota Makassar, Danny Pomanto
Wali Kota Makassar, Danny Pomanto

MAKASSAR – Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto angkat suara terkait hilangnya sejumlah barang inventaris yang berada di ruangan kerja Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PPKB) dan Dinas Pemuda Olahraga (Dispora) yang menyebabkan kerugian ratusan juta rupiah.

Kata Danny—sapaan akrabnya, mengganggap kantor Balaikota Makassar saat ini tidak lagi aman. Buktinya kata dia dengan terjadinya kehilangan sejumlah barang itu menandakan situasi di kantornya tidak lagi aman.

“Tandanya Balai kota tidak steril, dibutuhkan sterilisasi total,” kata Danny.

Peristiwa kehilangan sejumlah barang berharga milik dua Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) telah berlangsung lama. Namun, dirinya baru mendapatkan laporan setelah kejadian itu viral di media sosial.

“Ternyata kejadian sudah lama. Bukan kejadian baru. Masih jaman sebelum pergantian plt kadis,” jelasnya.

Meski demikian, Wali Kota Makassar itu sangat menyesalkan adanya kejadian kehilangan barang yang merupakan inventaris dari dua dinas tersebut. Kedepan, Danny akan segera melakukan pembenahan di Balaikota Makassar, termasuk sistem keamanannya.

“Sangat disesalkan dan segera kita akan benahi total balaikota,” ujarnya.

Kepala Satuan Pamong Praja (Satpol PP) Makassar, Iqbal Asnan menyebutkan kejadian yang terjadi di Balai Kota Makassar bukan merupakan tindak pidana pencurian tapi kehilangan. Bahkan, dia menuding ada kesengajaan sehingga terjadi peristiwa tersebut.

“Pencurian itu kalau ada bekas pintu dicungkil atau kerusakan lemari. Setiap barang ada penanggung jawabnya, saya ini bukan yang jaga lacinya di OPD,” jelasnya.

Dia menjelaskan, kehilangan barang milik OPD setelah ada pejabat baru. Modus barang hilang dinilainya sebagai ‘lagu lama’ yang dilakukan oknum pejabat.

Sehingga, ia meminta agar penanggungjawab barang agar bertanggungjawab atas hilangnya barang tersebut. Iqbal pun tak ingin OPD yang dipimpinnya dituding lalai menjaga keamanan Gedung Balai Kota Makassar.

“Kalau Balai Kota hilang saya tanggung jawab, kalau pintunya OPD dicungkil berarti bahwa patroliku tidak efektif,” jelasnya.

 Komentar

 Terbaru

News22 Januari 2026 21:46
Luwu–Toraja Satu Rumpun Peradaban, Frederik Kalalembang: Sudah Saatnya Disatukan
JAKARTA — Gagasan pembentukan provinsi baru selalu berangkat dari akar sejarah, kebutuhan objektif daerah, serta kesiapan sosial masyarakatnya. Dala...
Nasional22 Januari 2026 18:48
Panglima TNI Tinjau Yonif TP 890/Gardha Sakti di Garut, Jawa Barat
GARUT – Panglima TNI melaksanakan peninjauan ke Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 890/Gardha Sakti di Desa Cijayana, Kecamata...
Ekonomi & Bisnis22 Januari 2026 10:17
Best Western Plus Makassar Beach Hadirkan Best January Culinary Stay Paket Menginap Nyaman dengan Sajian Kuliner Istimewa
MAKASSAR – Mengawali tahun 2026, Best Western Plus Makassar Beach menghadirkan penawaran spesial bertajuk Best January Culinary Stay, sebuah pak...
Ekonomi & Bisnis22 Januari 2026 10:09
Phinisi Hospitality Indonesia Hadirkan Beyond the Moment, Early Season Wedding Promo di HoRe Expo PHRI 2026 Claro Makassar
MAKASSAR – Phinisi Hospitality Indonesia (PHI), grup perhotelan nasional yang menaungi Claro Makassar, The Rinra Makassar, Dalton Makassar, dan ...