Logo Lintasterkini

Peduli Gempa di Sulbar

AMSI-Parekraf Peduli Gelar Konser Amal For Sulbar

Muh Syukri
Muh Syukri

Senin, 18 Januari 2021 16:55

Konser Amal Virtual Sulbar
Konser Amal Virtual Sulbar

MAKASSAR – Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) bersama komunitas Parekraf Peduli akan menggelar konser amal untuk menghimpun bantuan bagi korban bencana gempa yang terjadi di Sulawesi Barat (Sulbar) dan sekitarnya pada Selasa (18/1/2021).

Konser amal yang akan dilaksanakan secara virtual ini akan live konser di akun Youtube Fakultas Teknik Industri Universitas Muslim Indonesia (FTI UMI) dengan menampilkan seniman dan musisi milenials Makassar.

Ketua Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Sulawesi Selatan, Herwin Bahar mengatakan AMSI sebagai pelaku industri media siber di Indonesia memiliki andil yang cukup besar dalam mengabarkan informasi ke masyarakat luas terkait bencana yang dialami warga di Sulawesi Barat dan sekitarnya.

“Kami bergabung di komunitas Parekraf Peduli karena wadah ini memiliki relawan-relawan yang bisa mendistribusikan bantuan ini langsung ke lokasi bencana,” kata dia.

AMSI yang juga punya peranan yang sama, lanjut Herwin akan memberikan akses informasi dan sedikit bantuan teman-teman pelaku industri media yang berasal dari berbagai daerah di tanah air.

Dia menilai konser amal yang dilaksanakan pelaku komunitas kreatif Sulsel ini cukup memberikan kontribusi yang besar bagi perkumpulan, instansi, korporasi maupun personal yang tidak sempat memberikan bantuan bisa memanfaatkan wadah gabungan pelaku ekonomi kreatif untuk menyalurkan bantuan langsung ke korban bencana utamanya di Sulawesi Barat,” ucapnya.

Sementara itu, data Prekraf Peduli telah mencatat beberapa mitra yang akan ikut diantaranya HIPPMI Sulsel, Fakultas Teknik Industri UMI, Gojek, Hotel Four Point, BPPD Sulsel, BP2M Makassar dan Khatulistiwa Trans.

Adapun komunitas pelaku ekonomi kreatif yang berpartisipasi juga ikut pengelola kapal pinisi Seven Sails, Jet Ski Makassar, KNPI Sulsel, DPD Adwindo Sulsel, Vibes, Perspektif Lab, ACT, Dompet Dhuafa, Ravespa, galigo.id, kitabisa.com, Kabarmakassar.com, lintasterkini.com, kabartoraya.com, rakyatku.com, terkini.id dan sejumlah media lainnya.

Adapun bantuan tahap pertama yang terkumpul nantinya akan disalurkan langsung pada pekan depan dengan menggunakan jasa transportasi Khatulistiwa Trans.

“Bantuan ini akan kami salurkan secara bertahap. Konser amal yang digelar Selasa, 18 januari besok untuk tahap pertama langsung di salurkan pekan depan,” kata Koordinator Parekraf Peduli, Achmad Zulkarnain.

Dia menjelaskan adapun penampilan seniman-seniman dan musisi lokal ini digelar secara sukarelawan tanpa adanya honor atau pembayaran dari pihak panitia.

“Konser virtual ini murni sumbangan-sumbangan dari pelaku seni dan ekonomi kreatif daerah tanpa dibebankan pembayaran,” tutupnya. (*)

 Komentar

 Terbaru

Danny Pomanto Rapat Perdana dengan Pimpinan DPRD Makassar
News03 Maret 2021 02:28
Danny Pomanto Rapat Perdana dengan Pimpinan DPRD Makassar
"Kami berdiskusi tentang beragam hal, seperti program kerja, kebijakan dan visi-misi Pemerintah Kota Makassar. Kami juga menerima banyak masukan, krit...
Refleksi Setahun COVID-19, Perkuat Sinergi Masyarakat dan Pemerintah
Bersama Melawan Covid-1903 Maret 2021 02:19
Refleksi Setahun COVID-19, Perkuat Sinergi Masyarakat dan Pemerintah
"Ini kejadian yang tidak bisa dielakkan, saya paham masyarakat sudah mulai jenuh, tapi harus tetap ada kebersamaan untuk menghadapi ini bersama-sama a...
Update 2 Maret, Kesembuhan COVID-19 Terus Meningkat Menjadi 1.160.863 Orang
Bersama Melawan Covid-1903 Maret 2021 02:07
Update 2 Maret, Kesembuhan COVID-19 Terus Meningkat Menjadi 1.160.863 Orang
JAKARTA – Perkembangan pasien sembuh per 2 Maret 2021, jumlahnya sudah melebihi angka 1,1 juta orang atau angka tepatnya bertambah menjadi 1.160...
Wamenkes: Melawan Pandemi COVID-19 Dibutuhkan Kegotong-royongan
Bersama Melawan Covid-1903 Maret 2021 02:03
Wamenkes: Melawan Pandemi COVID-19 Dibutuhkan Kegotong-royongan
"Stigma masyarakat juga penting karena masih ada rasa takut atau merasa dikucilkan ketika pasien didiagnosis positif COVID-19, ini kendala kita bersam...