Logo Lintasterkini

Petani Sidrap Jadi Jaringan Narkoba Internasional, Asetnya Capai Rp 16 Miliar

Muh Syukri
Muh Syukri

Kamis, 18 Juli 2019 14:07

Uang tunai senilai Rp 2,041.000.000 yang disita dari kedua petani asal Sidrap
Uang tunai senilai Rp 2,041.000.000 yang disita dari kedua petani asal Sidrap

MAKASSAR – Pihak BNN RI bersama BNNP Sulsel dan Polda Sulsel mengungkap adanya Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) yang melibatkan dua petani di Sidrap. Tidak tanggung-tanggung, aset senilai Rp 16 Miliar dimiliki dua petani yang sehari-hari menggarap sawah tersebut.

Hal itu terungkap saat rilis yang dilaksanakan BNN RI dan BNNP Sulsel di Kantor Balai Rehab Baddoka Makassar, Kamis (18/7/2019) sekira pukul 10.30 wita. Selain menyebut aset Rp 16 Miliar, petugas juga menunjukkan uang tunai 2 Miliar lebih yang merupakan milik kedua petani tersebut.

Kedua petani yang kini diamankan itu bernama H Agus Sulo (37) alias Lagu dan Syukur (35). Mereka merupakan warga Sidrap yang punya aset berupa tanah, sawah, mobil mewah, motor dan uang di dalam rekening bank.

“Kedua tersangka yang diamankan merupakan jaringan narkoba Internasional yang dibawa dari Malaysia lalu ke Kalimantan hingga diedarkan ke Sulawesi Selatan,” ujar Direktur TPPU BNN RI Brigjen Pol Bahagia Dachi di sela rilis.

Dijelaskan pula, pengungkapan ini bermula dari tertangkapnya Lagu di daerah Rappang, Kelurahan Lalebbata, Kecamatan Panca Rijang, Sidrap, pada 16 Mei 2019 lalu. Selanjutnya, petugas melakukan pengembangan dan berhasil membekuk Syukur bersama sejumlah barang bukti yang diamankan.

Dalam rilis yang dihadiri Kepala BNNP Sulsel Brigjen Pol Idris Kadir dan Wakapolda Sulsel Brigjen Pol Adnas, ditunjukkan pula sejumlah mobil yang berhasil disita dari kedua tersangka. Termasuk beberapa mobil mewah serta truk pertanian.

Sementara itu, Kepala BNNP Sulsel Brigjen Pol Idris Kadir mengatakan, kedua pelaku sudah lama menjalankan aksinya. Mereka, kata Idris, awalnya adalah petani dan kemudian menjadi jaringan bandar narkoba.

“Hingga asetnya banyak karena menggunakan uang hasil penjualan narkoba untuk membeli tanah, mobil dan lainnya,” terangnya lagi. (*)

Penulis : Herwin Bahar

 Komentar

 Terbaru

Bersama Melawan Covid-1930 Juli 2021 00:02
Sinergitas dengan Kampus, Kapolrestabes Makassar Ajak Mahasiswa Vaksin
Witnu juga menambahkan bahwa semoga vaksin yang disalurkan untuk mahasiswa STMIK Handayani akan mencover sehingga tidak mudah untuk terpapar pandemi c...
Hukum & Kriminal29 Juli 2021 23:48
Polda Sulsel Akhirnya Tetapkan Tersangka Kasus Dugaan Korupsi RS Batua Makassar
MAKASSAR– Kasus dugaan korupsi proyek RS Batua Makassar terus berlanjut dalam penyelidikan polisi. Kali ini, Kepolisian Daerah (Polda) Sulsel ki...
News29 Juli 2021 23:09
Plt Gubernur Apresiasi Kakek 67 Tahun di Makassar yang Bersepeda Belasan Kilo demi Vaksinasi
MAKASSAR– Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, menemui seorang kakek yang rela bersepeda untuk mendapatkan vaksin. Perjuangannya diapres...
News29 Juli 2021 22:53
Wali Kota Makassar Bakal Naikkan Insentif Satgas Pengangkut Jenazah Corona
MAKASSAR– Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan (Danny) Pomanto akan menaikkan insentif tim satgas pengangkut jenazah covid-19. Tingginya kasus kemati...