Logo Lintasterkini

DP2 Makassar Bekali Penyuluh Pelatihan Standar Prosedur

Abdul Gaffar Mattola
Abdul Gaffar Mattola

Selasa, 20 Agustus 2019 10:53

Pelatihan yang diselenggarakan Dinas Perikanan dan Pertanian (DP2) Kota Makassar di BPP Sudiang, Senin (19/8/2019).
Pelatihan yang diselenggarakan Dinas Perikanan dan Pertanian (DP2) Kota Makassar di BPP Sudiang, Senin (19/8/2019).

MAKASSAR — Puluhan Penyuluh Perikanan dan Penyuluh Pertanian pada Dinas Perikanan dan Pertanian (DP2) Kota Makassar mengikuti kegiatan peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) di sektor perikanan dan pertanian, Senin (19/8/2019). Pelatihan yang menghadirkan narasumber dari BBPP Batangkaluku Gowa dan Balai Riset Perikanan Maros ini dilaksanakan di Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Sudiang, Makassar.

Kegiatan pelatihan tersebut bertajuk Pembinaan dan Penerapan Standar Prosedur Sistem Kerja Penyuluh Angkatan III Tahun 2019. Dikatakan Kepala Dinas Perikanan dan Pertanian Kota Makassar, Dr. H. Abdul Rahman Bando, SP, M.Si melalui Kepala Seksi Penyuluhan, Ira Windy Ayu, STP, MM mengatakan, kegiatan ini dilakukan dalam upaya meningkatkan SDM Penyuluh Perikanan dan Penyuluh Pertanian, terutama dalam penyusunan programa penyuluhan di wilayah binaan masing-masing penyuluh.

“Sebenarnya Programa Penyuluh Pertanian hampir sama dengan Programa Penyuluh Perikanan, yang membedakan programa penyuluh pertanian dibuat oleh Dinas Perikanan dan Pertanian, sementara Programa Penyuluh Petikanan dibuat langsung oleh Pusat (Kementerian Perikanan),” ujar Ira Windy.

Salah satu narasumber, Lukman, SP, MP yang merupakan Widyaiswara BBPP Batang Kaluku mengatakan profesi Penyuluh Perikanan dan Pertanian dalam menyusun programa harus melalui perencanaan sesuai prosedur.

Dia menambahkan, programa penyuluhan itu merupakan satu kesatuan dari pengetahuan, keterampilan dan sikap. Programa penyuluhan merupalan bagian dari standar prosedur.

“Programa menjadi parameter untuk mengukur kinerja penyuluh,” ucap Lukman.

Lanjut Lukman menjelaskan, penyusunan programa penyuluhan itu sesuai Permentan RI Nomod 47/Permentan/SM.010/9/2016. Dikatakan pula, programa penyuluhan pertanian adalah perpaduan antara rencana kerja Pemerintah dan aspirasi pelaku utama dan pelalu usaha serta pemangku kepentingan lainnya yang disusun secara sistematis sebagai alat pengendali pencapaian tujuan penyuluhan.

“Sebelum penyusunan programa terlebih dahulu melakukan identifikasi potensi wilayah (IPW), selanjutnya programa tersebut dituangkan dalam Rencana Kerja Tahunan Penyuluh (RKTP),” pungkasnya. (*)

 Komentar

 Terbaru

Bersama Melawan Covid-1928 Januari 2022 12:10
Stock Booster di Makassar Capai 14.830 dosis
MAKASSAR – Stock vaksin booster di Kota Makassar saat ini mencapai 14.830 dosis. Masyarakat dapat memperolehnya di 83 titik layanan vaksinasi Co...
News27 Januari 2022 19:39
PD Parkir Makassar Jalin Kerjasama PDAM Kelola Perparkiran
MAKASSAR – PD Parkir Makassar Raya menjalin kerjasama dengan Perusda PDAM Makassar untuk mengelola perparkiran pada kawasan unit kerja mereka. P...
News27 Januari 2022 09:29
Demo depan Eks Pabrik Patun Makateks, Mahasiswa Saling Dorong dengan Warga
Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Pemerhati Rakyat Sulsel, terlibat saling dorong dengan warga di pintu masuk halaman eks pabri...
Hukum & Kriminal27 Januari 2022 09:18
Cari Pembuat Surat Kematian Palsu, Allung Padang Buat Seyembara Hadiah Ratusan Juta
Tidak hanya mendesak penyidik Polres Palopo mengungkap pembuat surat palsu itu, ia juga membuat sayembara kepada masyarakat yang dapat mengungkap dan ...