MAKASSAR – Apes. Seorang pelaku jambret harus menjadi bulan-bulanan warga serta masyarakat yang kebetulan melintas di poros Jalan Urip Sumoharjo Makassar, atau tepatnya depan Kantor Gubernu Sulawesi Selatan. Sementara rekannya, berhasil meloloskan diri dari kejaran massa, Minggu (23/4/2017), sekira pukul 23.30 Wita.
Informasi yang berhasil dihimpun lintasterkini.com bahwa pelaku jambret tersebut berjumlah dua orang. Sekira pukul 22.30 Wita, keduanya melancarkan aksi jambretnya di atas jembatan flyover, dan berhasil menggasak handphone. Namun, korban jambret langsung mengejar pelaku dan meneriakinya.
Aksi kedua pelaku terhenti di depan Kantor Gubernur Sulsel di Jalan Urip Sumoharjo saat dihentikan massa. Teriakan korban jambret, mengundang massa semakin banyak berkerumun, dan tak ayal, salah satu pelaku menjadi bulan-bulanan kemarahan warga atas kejahatan begal yang kerap mengancam keselamatan korbannya.
Baca Juga :
Masyarakat yang berkerumun, langsung mengejar pelaku. Namun, untung saja satu orang berhasil lolos dari kejaran massa. Sedang rekannya yang belum diketahui identitasnya, akhirnya diamankan di Pos Satpol PP Kantor Gubernur Sulsel.
Meskipun pelaku diamankan di pos Satpol PP, tapi sepeda motor yang digunakan dibakar massa saat itu juga. Sepeda motor tersebut dibakar massa sebagai bentuk amarah warga yang kerap terusik dengan aksi-aksi kejahatan begal, jambret serta kejahatan jalanan lainnya.
Kapolsek Panakukang, Kompol Dodik yang dikonfirmasi mengatakan bahwa anggota Polrestabes Makassar dan Polsek Panakkukang yang tiba di TKP langsung memberikan tembakan ke udara. Tembakan itu guna menmbubarkan kerumunan massa.
“Pelaku langsung dilarikan ke Polrestabes menggunakan mobil Barakuda, sedangkan korban melapor ke Polsekta Panakkukang,” kata Kompol Dodik. (*)


Komentar