PAREPARE – Hujan dengan intensitas yang cukup tinggi dalam beberapa pekan terakhir yang melanda Kota Parepare mulai diresahkan warga. Pasalnya, genangan air yang ditimbulkan membuat beberapa ruas jalan mengalami kerusakan, salah satunya yakni Jalan Bau Massepe, di Kota Parepare yang merupakan jalur trans Sulawesi.
Pantauan langsung di lokasi, kondisi yang paling parah berada di Jembatan Sumpang Minangae menuju ke Utara. Jembatan peninggalan Belanda ini pada beberapa bagian sambungannya sudah rusak parah dengan lubang di sekitarnya.
“Bahaya kalau tidak dikerjakan, apalagi jika volume kendaraan meningkat jelang lebaran, pasti sangat mengganggu. Masih untung jika tak ada yang kecelakaan disini karena jalanannya yang rusak,” ungkap Ruslan, salah seorang pengendara, Kamis (23/6/2016).
Baca Juga :
Terpisah, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Parepare, Syamsuddin Taha kepada awak media membenarkan adanya beberapa titik di ruas jalan utama di Kota Parepare yang memang urgent untuk segera dibenahi, apalagi jika itu merupakan jalan skala nasional seperti jalur trans Sulawesi.
“Jalan Sultan Hasanuddin sampai jalan Baso Daeng Patompo, jalan Lasinrang, jalan Andi Arsyad mulai Depot Pertamina sampai tapal batas Kabupaten Pinrang, kemudian Jalan Karaeng Burane, jalan Jenderal Ahmad Yani, dan termasuk sepanjang jalan Bau Massepe. Jadi ada tujuh jalan Nasional yang ada di Parepare, namun kewenangan perbaikan dan pemeliharaannya adalah tanggungjawab Balai Besar Jalan di Makassar,” jelasnya.
Syamsuddin berjanji, jika pada saat jelang puncak arus mudik jalanan tersebut masih belum diperbaiki, maka pihaknya akan melakukan perbaikan dengan melakukan penambalan jalan.
“Kalaupun pada saat arus mudik belum juga diperbaiki, kami hanya bisa sebatas melakukan penambalan saja pada jalan-jalan yang rusak dan itupun kami akan koordinasikan dulu dengan Balai Besar,” janjinya. (*)
Komentar