Logo Lintasterkini

Ruas Jalan Depan Pasar Antang Rusak Parah Ibarat “Kubangan Kerbau”

Abdul Gaffar Mattola
Abdul Gaffar Mattola

Minggu, 24 Januari 2021 00:10

Ruas jalan depan Pasar Antang Makassar rusak parah dan menjadi faktor penyebab kemacetan.
Ruas jalan depan Pasar Antang Makassar rusak parah dan menjadi faktor penyebab kemacetan.

MAKASSAR — Pengguna jalan di poros Jalan Antang Raya, Makassar atau tepatnya di depan Pasar Antang mengeluhkan kondisi ruas jalan yang rusak. Kondisi jalan terlihat berlubang-lubang dan ini terkesan terjadi pembiaran yang berlarut-larut.

Dengan kondisi jalan yang rusak parah di sepan Pasar Antang, otonatis semua kendaraan yang melintas akan berhati-hati. Kendaraan terlihat memperlambat kecepatan jika melalui ruas jalan depan Pasar Antang tersebut, akibatnya jalur jalan menjadi langganan macet.

“Jalanan depan Pasar Antang sudah lebih sebulan rusak parah. Sehingga semua kendaraan yang melintas melaju dengan lambat, akhirnya kendaraan menumpuk yang menyebabkan kemacetan di ruas jalan tersebut,” kata salah seorang juru parkir di Pasar Antang, Daeng Emba, Sabtu (23/1/2021).

Dikatakan Saeng Emba, kemacetan setiap hari terjadi, terutama saat jam padat, pagi dan sore hari ketika masyarakat pulang kerja. Antrian macet semakin panjang seketika terjadi, khuausnya jalur dari arah Kota Makassar menuju Perumnnas Antang.

“Beberapa waktu lalu pernah ditempel jalanan yang lubang-lubang itu, tetapi waktu datang musim hujan, tempelannya itu terkelupas dan kembali jadi lubang yang lebih parah kerusakannya, seperti kubangan kerbau,” katanya.

Pengguna jalan lainnya, Moh Fachrul Islami mengatakan, sebaiknya kondisi jalan itu ditingkatkan dengan aspal beton.. Alasan dia, agar tidak lagi rusak kalau terendam air hujan.

“Saya beberapa kali terjebak di kemacetan itu dan membutuhkan waktu lama baru bisa lolos,” keluhnya.

Dikatakan Fachrul, seharusnya pihak terkait yang mengurusi persoalan jalanan dalam kota ini lebih peduli dan kerap turun ke lapangan. Maksudnya agar dapat melihat langsung kualiitas sarana pelayanan publik yang rusak parah dan perlu perhatian.

“Sepertinya pilihan aspal beton dan badan jalan itu lebih ditinggikan lagi agar tidak menjadi langganan banjir tiap kali datang musim penghujan,” kata Moh. Fachrul Islami, mahasiswa S2 Tehnik Komputer PPs-Unhas ini. (*)

 

Penulis : ila / ulla

 Komentar

 Terbaru

Update 26 Februari, Pasien Sembuh Meningkat Menjadi 1.128.672 Orang
Bersama Melawan Covid-1927 Februari 2021 02:57
Update 26 Februari, Pasien Sembuh Meningkat Menjadi 1.128.672 Orang
JAKARTA — Perkembangan pasien sembuh per tanggal 26 Februari 2021, jumlahnya sudah melebihi angka 1 juta orang atau angka tepatnya bertambah men...
Melepas dan Menyimpan Masker Harus Memperhatikan Higienitas
Bersama Melawan Covid-1927 Februari 2021 02:51
Melepas dan Menyimpan Masker Harus Memperhatikan Higienitas
"Kedua hal ini dapat menjadi sumber infeksi bagi orang sekitarnya, maupun terpapar droplet dan aerosol dari lingkungan, dan dapat terhirup dan menjadi...
Vaksinasi COVID-19 untuk Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK) Dimulai
Bersama Melawan Covid-1927 Februari 2021 02:47
Vaksinasi COVID-19 untuk Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK) Dimulai
JAKARTA — Pelaksanaan vaksinasi COVID-19 sudah dimulai untuk Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK) di Jabodetabek pada 24 Februari 2021. Mekani...
TPP 19 OPD di Makassar Belum Cair, Termasuk Satpol PP, ini Alasannya
News26 Februari 2021 21:03
TPP 19 OPD di Makassar Belum Cair, Termasuk Satpol PP, ini Alasannya
Soal gaji ratusan pegawai kontrak lingkup Satpol PP, Rahmat menyebut, jika persediaan anggarannya sudah ada....