Logo Lintasterkini

Gubernur Sulsel Lantik 11 Kepala Daerah Hasil Pilkada 2020

Muh Syukri
Muh Syukri

Jumat, 26 Februari 2021 11:47

Pelantikan 11 kepala daerah di Sulsel yang dilakukan di Rujab Gubernur Sulsel. (Humas Pemrov Sulsel)
Pelantikan 11 kepala daerah di Sulsel yang dilakukan di Rujab Gubernur Sulsel. (Humas Pemrov Sulsel)

MAKASSAR– Pelantikan 11 kepala daerah di Sulawesi Selatan (Sulsel) dilaksanakan Jumat (26/2/2021) pagi. Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Prof HM Nurdin Abdullah, langsung melantik 11 kepala daerah bupati/wali kota hasil Pilkada Serentak 2020, ini di Baruga Karaeng Pattingalloang, Rumah Jabatan Gubernur Sulsel.

Pelantikan kali ini dilakukan secara hybrid (on site dan virtual). Para kepala daerah ini nantinya akan menjabat untuk periode 2021-2024 (SK 2021-2026 dengan klausal).

Sesuai release yang diterima lintasterkini.com, pembacaan surat keputusan Menteri Dalam Negeri dibacakan oleh Plt Kepala Biro Pemerintahan dan Otda Sulsel. Mereka yang dilantik berdasarkan SK Mendagri Nomor 131.73-356 Tahun 2021 masing-masing Adnan Purichta Ichsan – Abdul Rauf Mallagani (Gowa), Mohammad Ramdhan Pomanto-Fatmawati Rusdi (Makassar), Chaidir Syam-Suhartina Bohari (Maros), Muhammad Yusran Lalogau-Syahban Sammana (Pangkep), Suardi Saleh-Aska Mappe (Barru).

Kemudian, Andi Kaswadi Razak-Lutfi Halide (Soppeng), Basli Ali-Syaiful Arif (Kepulauan Selayar), Andi Muchtar Ali Yusuf-Andi Edy Manaf (Bulukumba), Theofilus Allorerung-Zadrak Tombeg (Tana Toraja), Andi Indah Putri Indriani-Suaib Mansyur (Luwu Utara), dan Budiman Hakim (Luwu Timur).

Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah memasang tanda pangkat dan jabatan kepada salah seorang bupati yang dilantik. (Humas Pemprov Sulsel)

“Pada hari ini Jumat, 26 Februari 2021. Saya Gubernur Provinsi Sulawesi Selatan atas nama Presiden Republik Indonesia dengan ini resmi melantik,” sebut Nurdin Abdullah memulai pelantikan.

Nurdin Abdullah yang melantik atas nama Presiden RI Jokowi menyatakan harapan agar para pimpinan daerah dapat menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya.

“Saya percaya bahwa saudara-saudari dapat melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya sesuai dengan tanggung jawab yang diberikan,” ujarnya.

Dalam pelantikan ini terdapat perubahan gerakan acara dari gladi resik. Menjadi dengan susunan penandatanganan berita acara dan sumpah serta fakta integritas kemudian dilanjutkan dengan pemasangan tanda pangkat dan jabatan.

Prosesnya, satu persatu kepala daerah kemudian wakilnya maju ke depan dari posisi masing-masing yang telah ditentukan. Pelantikan dimulai dari kepala daerah Makassar, Barru, Soppeng, Luwu Utara, Gowa, Kepulauan Selayar, Bulukumba, Pangkajene Kepulauan, Maros, Tana Toraja kemudian Luwu Timur.

Dari 12 daerah berpilkada, pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Toraja Utara akan dilaksanakan secara terpisah pada 31 Maret mendatang. Hal ini disesuaikan dengan masa akhir jabatan bupati.

Suasana pelantikan bupati di rujab Gubernur Sulsel. (Humas Pemprov Sulsel)

Usai pelantikan, para kepala daerah secara bersama-sama bertepuk tangan kemudian duduk di tempat masing-masing.

Acara selanjutnya di tempat yang sama dilanjutkan dengan pelantikan Ketua TP PKK dan Dekranasda Kabupaten-Kota oleh Ketua TP-PKK Sulsel, Lies F Nurdin.

Acara ini juga dipantau langsung oleh pihak Kemendagri memastikan acara dilakukan mengikuti protokol kesehatan ketat di tengah pandemi Covid-19. Sehingga hanya dihadiri oleh kepala daerah dan wakilnya serta ketua TP-PKK kabupaten/kota.

Diketahui sebelumnya, sedianya pelantikan hanya dilakukan melalui virtual. Namun diberikan diskresi, karena Gubernur Sulsel meminta untuk melakukan pelantikan hybrid dan disetujui oleh Kementerian Dalam Negeri yang kemudian diikuti oleh daerah lain di Indonesia. (*)

 Komentar

 Terbaru

Sinyal Pergantian Seluruh Direksi Perusda di Makassar Menguat
Pemerintahan20 April 2021 20:44
Sinyal Pergantian Seluruh Direksi Perusda di Makassar Menguat
Konstribusi perusda masih rendah terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD). Sehingga perlu penyegaran. Diawali dengan tahap evaluasi kinerja seluruh direk...
Mensos Santuni Korban Bom Gereja Katedral Makassar
News20 April 2021 20:12
Mensos Santuni Korban Bom Gereja Katedral Makassar
Dalam keterangannya, Risma menyebut, jika kondisi tiga korban mulai membaik. Hanya saja masih membutuhkan perawatan lanjutan....
6 Imigran di Makassar Diamankan Provokasi Larangan Berkendara
News20 April 2021 19:41
6 Imigran di Makassar Diamankan Provokasi Larangan Berkendara
Peran keenam Imigran tersebut sebagai provokator. Berupaya menghalang-halangi petugas saat hendak mengamankan motor di Wisma KPI....
Kenalan di Facebook, Reza Ditembak Usai Tipu dan Cabuli Pelajar Asal Gowa
Hukum & Kriminal20 April 2021 17:17
Kenalan di Facebook, Reza Ditembak Usai Tipu dan Cabuli Pelajar Asal Gowa
Kasus ini berawal dari pertemuan korban dan pelaku Reza di Facebook, beberapa waktu lalu....