JAKARTA – Di saat Partai Demokrat menghadapi berbagai tantangan, Irjen Pol (P) Drs. Frederik Kalalembang tetap setia berjuang bersama partai untuk membangun kembali citra yang baik di mata masyarakat.
Saat Demokrat sempat terpuruk akibat serangan dari luar maupun konflik internal, Frederik tidak goyah dan tetap komitmennya bertahan dan terus meyakinkan masyarakat bahwa Demokrat adalah partai yang layak diperjuangkan.
Frederik Kalalembang, yang saat itu maju sebagai caleg DPR RI dari Dapil Sulsel 3, ikut menjadi bagian dari perjuangan membangun kembali kepercayaan publik terhadap partai.
Baca Juga :
Keputusannya untuk maju bukan tanpa tantangan. Banyak pihak yang menyarankannya agar pindah ke partai lain di tengah berbagai konflik eksternal dan internal partai saat itu tetapi Frederik tetap teguh dengan pilihannya.
“Saya komitmen dan berjuang, karena Demokrat ini partai yang nasionalis religius,” tegasnya, Kamis (27/2/2025).
Sebelum akhirnya terpilih sebagai anggota DPR RI, Frederik menghadapi berbagai ujian besar. Salah satunya adalah posisi Demokrat yang saat itu berada di luar pemerintahan. Sebagai partai oposisi, kebijakan Demokrat kerap bertentangan dengan pemerintah yang berkuasa, membuat perjuangan di daerah semakin berat namun dirinya tidak pernah goyah.
Selain itu, konflik internal sempat mengguncang partai. Ada upaya sekelompok orang ingin mengambil alih kepemimpinan Partai dengan cara yang inkonstitusional yang menyebabkan ketidakstabilan di tubuh Demokrat saat itu Namun Frederik tetap berusaha membangun kepercayaan masyarakat di Dapil meskipun situasi partai sedang diuji saat itu.
Tantangan di Tubuh Partai
Tantangan lain muncul ketika Demokrat dikaitkan dengan pencalonan AHY sebagai cawapres mendampingi Anies Baswedan. Di Dapil Sulsel 3, wacana ini menuai pro dan kontra. Banyak kader Demokrat yang mendapat tekanan akibat perbedaan sikap politik. Meski demikian, Frederik tetap teguh pada pendiriannya untuk maju bersama Demokrat dan menolak tawaran untuk berpindah ke partai lain.
“Dengan pengalaman dan kemampuan yang dimiliki, Fredrik mencoba membangun strategi agar Demokrat bisa diterima meski dalam kondisi yang sedang menghadapi berbagai tantangan yang cukup mengganggu sebagai calon yang baru pertama kali terjun didunia politik.
Frederik dikenal memiliki pendekatan politik yang berbeda. Ia tidak menggunakan politik uang atau bantuan sosial instan untuk menarik suara. Sebaliknya, ia lebih mengandalkan jaringan sosial dan kedekatan dengan masyarakat yang dibangun selama masih aktif di kepolisian.
Belum lagi tantangan lainnya saat maju di Dapil Sulsel 3 adalah melawan petahana dari Partai Demokrat. Apalagi Frederik adalah pendatang baru dipencalonan legislatif untuk DPR RI. Namun dengan strategi yang dimiliki, akhirnya mampu mengalahkan petahana dan melaju ke Senayan.
Sebagai mantan petinggi Polri dan sekaligus sebagai Ketua Umum Ikatan Keluarga Toraja Nusnatara (IKATNus), Frederik aktif membantu masyarakat dalam berbagai aspek, mulai dari bantuan sosial, pendampingan hukum, hingga pengembangan sektor pertanian dan peternakan, inilah yang menjadi modal utama Frederik.
Salah satu strateginya adalah menggalang dukungan melalui jaringan keluarga dan relawan dan Sajabat di berbagai provinsi. Melalui grup WhatsApp, ia menggerakkan keluarga besarnya untuk memperkuat suara di dapilnya. Langkah ini terbukti efektif karena banyak yang akhirnya ikut membantu memenangkan Demokrat di Dapil Sulawesi Selatan 3.
Ia yakin melalui perjuangan yang terus dilakukan, dan dibawah kepemimpinan Ketum AHY, Partai Demokrat akan makin bersinar di Sulsel. Bahkan harapan ke depan bisa menambah kursi DPR RI yang saat ini hanya mendapat 2 Kursi dari tiga Dapil dan dengan terpilihnya kembali Ketum AHY sebagai Ketum dan kiprah Demokrat di pemerintahan maka Frederik semakin yakin Kursi di Dapil Sulawesi selatan akan bertambah dengan Optimis akan memperolehan 4 kursi dari 3 Dapil.
Dipercaya oleh Masyarakat
Kini, setelah duduk di DPR RI, Frederik semakin banyak menerima pengaduan dari masyarakat. Banyak konstituen yang datang kepadanya untuk meminta bantuan terkait masalah hukum, pertanian, peternakan, hingga kasus penyerobotan tanah, salah satunya masalah lahan tambang Emas di Rante Balla, Kabupaten Luwu. Dengan senang hati, ia terus berusaha mencarikan solusi terbaik bagi masyarakat yang membutuhkan.

Irjen Pol (P) Frederik Kalalembang saat menerima Pengaduan masyarakat masalah Penyerobotan tanah
“Sehingga masyarakat akan semakin yakin dan percaya bahwa ada perwakilan mereka di Senayan yang bisa menjembatani mereka saat ini, bukan hanya saat akan melaksanakan kontestasi,” demikian kata Frederik.

Irjen Pol (P) Frederik Kalalembang bersama keluarga
Keberhasilan Frederik menjadi anggota DPR RI akan tetap setia kepada Demokrat di tengah berbagai tekanan menjadi inspirasi bagi banyak kader Demokrat lainnya. Ia membuktikan bahwa dengan kerja keras, strategi yang matang, dan komitmen untuk mengabdi kepada rakyat, kemenangan tetap bisa diraih meskipun situasi politik penuh tantangan.
Perjalanan Frederik Kalalembang adalah bukti bahwa kesetiaan, integritas, dan kerja nyata adalah kunci utama untuk memenangkan kepercayaan masyarakat. Bagi para kader Demokrat yang ingin maju di pemilu mendatang, kisah ini menjadi inspirasi bahwa perjuangan yang konsisten akan selalu membuahkan hasil. (*)

Binaan petani oleh Irjen Pol (P) Frederik Kalalembang
Komentar