Logo Lintasterkini

Serangan Israel ke Gaza Bisa Jadi Kejahatan Perang?

Muh Syukri
Muh Syukri

Kamis, 27 Mei 2021 20:43

Bendera PBB
Bendera PBB

JAKARTA – Kabar terbaru terkait konflik Israel dan Palestina. Kali ini, Komisi Tinggi Hak Asasi Manusia Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menuturkan serangan udara Israel ke Jalur Gaza, Palestina, baru-baru ini bisa jadi kejahatan perang.

Komisaris Tinggi HAM PBB, Michelle Bachelet menganggap sejauh ini pihaknya tidak melihat bukti bahwa sebagian besar bangunan di Gaza yang rusak akibat serangan Israel merupakan basis militer kelompok milisi di wilayah tersebut.

“Jika ditemukan bahwa serangan (Israel) tidak pandang bulu dan berdampak pada warga sipil dan objek sipil, serangan semacam itu mungkin merupakan kejahatan perang,” kata Bachelet dalam rapat sesi khusus Dewan HAM PBB pada Kamis (27/5).

“Kami belum melihat bukti, terlepas dari klaim Israel bahwa banyak dari bangunan hancur di Gaza ini menjadi tempat kelompok bersenjata atau digunakan untuk tujuan militer,” kata dia seperti dikutip AFP.

Sejumlah negara Muslim juga telah mendesak PBB menyelidiki dugaan kejahatan perang dalam pertempuran 11 hari antara Israel dan milisi Palestina di Jalur Gaza.

Pakistan sebagai koordinator Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) dan Palestina menjadi penggagas usulan tersebut.

Keduanya mengajukan rancangan usulan untuk menggelar penyelidikan internasional independen untuk mengusut dugaan pelanggaran hak asasi manusia di wilayah Palestina, termasuk Yerusalem Timur dan Israel.

Mereka juga meminta supaya Dewan HAM PBB menyelidiki penyebab ketegangan antara Israel dan Palestina, terutama soal dugaan diskriminasi secara sistematis dan penindasan berdasarkan kebangsaan, etnis, rasial atau agama.

Nantinya tim yang dibentuk akan mengumpulkan dan menganalisis sejumlah barang bukti dugaan kejahatan terhadap kemanusiaan di Jalur Gaza.

Peperangan antara Israel dan milisi Palestina yang berlangsung selama sebelas hari sejak 10 Mei lalu menelan korban jiwa 232 penduduk Jalur Gaza.

Sebanyak 65 orang di antaranya anak-anak. Sementara penduduk Gaza yang luka-luka mencapai 1.900 orang.

Hamas yang memerintah di Jalur Gaza menyebut sejumlah kawasan di wilayah itu hancur lebur akibat serangan Israel. Mereka menyatakan sekitar 120 ribu penduduk terpaksa mengungsi.

Sedangkan jumlah korban tewas dari pihak Israel akibat serangan roket milisi Palestina dari Jalur Gaza tercatat sebanyak 12 orang. (*)

 Komentar

 Terbaru

Hukum & Kriminal25 Juli 2021 21:23
Tak Diberi Uang Saat Mau Gadai Barang, Penjual Ikan di Pinrang Tikam Korbannya Pakai Badik
PINRANG– Seorang pria berinisial NA 34 tahun di Kabupaten Pinrang diringkus polisi usai melakukan penganiayaan dengan menikam korbannya mengguna...
Hukum & Kriminal25 Juli 2021 20:12
Gara-gara Tersinggung, Dua Pria di Pinrang Aniaya Tiga Pemuda Pakai Celurit
PINRANG– Dua pria di Kabupaten Pinrang diamankan jajaran Resmob Satreskrim Polres Pinrang lantaran telah melakukan pengeroyokan. Kedua pria itu ...
Hukum & Kriminal25 Juli 2021 16:24
Kenalan Lewat Game Online, Pemuda Sidrap Setubuhi dan Bawa Lari Gadis di Bawah Umur
MAKASSAR– Unit Jatanras Kepolisian Resor Kota Besar Makassar berhasil mengamankan seorang pemuda yang melarikan anak di bawah umur. Pelaku adala...
News25 Juli 2021 13:27
Besok, Makassar Sudah Terapkan PPKM Level IV, Apa Saja yang Dibatasi?
Dalam rapat tersebut terungkap penerapan PPKM level IV juga akan diberlakukan di Sulawesi Selatan ( Sulsel ). Untuk di Makassar, pemberlakuan dilaksan...