Logo Lintasterkini

Bantu Korban Gempa Sulbar, ACT Layarkan Kapal Kemanusiaan

Abdul Gaffar Mattola
Abdul Gaffar Mattola

Kamis, 28 Januari 2021 01:27

ACT melayarkan kapal kemanusiaan dari pelabuhan Tanjung Priok Jakarta membawa logistik untuk korban gempa bumi Sulbar.
ACT melayarkan kapal kemanusiaan dari pelabuhan Tanjung Priok Jakarta membawa logistik untuk korban gempa bumi Sulbar.

JAKARTA — Aksi Cepat Tanggap (ACT) melayarkan kembali Kapal Kemanusiaan untuk merespon bencana alam di Sulawesi Barat. Kapal yang berisi ribuan ton barang bantuan ini berangkat dari Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Rabu (27/1/2021) langsung menuju Pelabuhan Mamuju.

Kebutuhan pangan menjadi hal yang diperlukan korban bencana di fase tanggap darurat. Dengan Kapal Kemanusiaan ini, ACT membawa 1.000 ton bantuan pangan dan logistik yang dihimpun dari amanah publik untuk saudara sebangsa yang tertimpa bencana.

Pasca terjadinya gempa berkekuatan 6,2 magnitudo, puluhan ribu masyarakat terpaksa mengungsi ke tempat yang lebih aman dan ratusan lainnya mengalami luka-luka. Kondisi para pengungsi tidak hanya serba kekurangan, namun juga terancam paparan virus Covid-19.

Untuk itu, dibutuhkan kolaborasi yang kuat dalam memenuhi kebutuhan para korban gempa di Sulbar. Kapal Kemanusiaan untuk Sulawesi Barat akan menjadi wujud dari kolaborasi besar kedermawanan masyarakat Indonesia.

Kapal Kemanusiaan ini bertolak secara berkala dari tiga lokasi berbeda yaitu Jakarta, Sumatra, dan Surabaya, sebagai salah satu ikhtiar untuk “Bergerak Bersama Selamatkan Bangsa”, Kapal Kemanusiaan akan membawa 500 ton beras yang dikumpulkan dari Lumbung Pangan Wakaf (LPW) Global Wakaf – ACT, dan 500 ton sisanya terdiri dari air ninum wakaf, pangan, selimut, dan kebutuhan logistik untuknkorban bencana.

Pada tahap awal terjadinya bencana, ACT pastikan semua tim hadir. Proses penguasaan teritorial wajib dilakukan untuk melihat seberapa besar dan luas bencana itu terjadi, seberapa banyak kerusakan dan korban yang terjadi, titik-titik pengungsian ada dimana saja.

Tahap kedua, ACT menyiapkan dan aktivasi semua posko-posko bantuan, agar sampai langsung ke masyarakat yang membutuhkan.

“Lalu kehadiran Kapal Kemanusiaan ini akan memperkuat agenda pendistribusian bantuan yang meluas ke masyarakat terdampak,” jelas Presiden ACT Ibnu Khajar.

Selain itu, ACT mengajak masyarakat Indonesia untuk bersama-sama mendukung Kapal Kemanusiaan ini. Ibnu Hajar menambahkan, ACT akan mengirimkan Kapal Kemanusiaan ke Majene dan Mamuju dari tiga titik.

Disebutkan, ada 1.000 ton akan dikirimkan dari pelabuhan Tanjung Priok, cabang-cabang ACT di Jawa Barat, Banten dan Jakarta. Lalu, juga akan mengirimkan 1.000 ton Kapal Kemanusiaan dari ACT cabang Sumatera dari Medan.

“Kami juga mengirimkan 1.000 ton dari pelabuhan Tanjung Perak, Jawa Timur dan cabang kami di DI Yogyakarta. Semua bantuan akan kami kirimkan ke lokasi bencana di Majene dan Mamuju. Semua insya Allah akan kami berangkatkan pada akhir Januari,” tambah Ibnu.

Dalam perjalanannya, Kapal Kemanusian bekerja sama dengan KRI TNI AL. ACT juga terus menyiapkan relawan untuk beberapa jenis tahapan.

Pertama, relawan tanggap darurat, relawan untuk tahap relief, untuk persiapan logistik dan distribusi bantuan. Terakhir, relawan untuk pendampingan psikososial yang terdiri dari psikolog maupun para dai, untuk memberikan dukungan secara spiritual.

Ibnu melanjutkan, relawan-relawan itu akan menjalankan tugasnya masing-masing di berbagai tahapan. Sebelum keberangkatan, tentunya para relawan akan dilatih dan ditatar untuk memastikan kesiapan semua keahlian, mental, dan kesehatannya.

“Selain itu, juga kami pastikan untuk tetap mengikuti aturan protokol kesehatan, untuk memastikan kerja relawan secara maksimal,” tutup Ibnu.

Pada tahun-tahun sebelumnya, sebagai program masterpiece ACT, Kapal Kemanusiaan pernah mengirimkan bantuan untuk gempa Lombok, gempa Palu, musibah kelaparan di Papua. Bahkan ACT pernah mengirimkan bantuan ke Palestina, Rohingya hingga ke Somalia.

Sebagai anak negeri, inilah saatnya kita bergerak bersama selamatkan bangsa dengan melayarkan Kapal Kemanusiaan. Karena bangsa Indonesia adalah bangsa penggerak kebaikan, bangsa yang perduli, saling tolong menolong dan membantu sesama.

Bagi sahabat dermawan yang ingin berdonasi dapat menyalurkan bantuannya melalui tautan berikut https://makassar.indonesiadermawan.id/KapalSulbar atau ke rekening atas nama Aksi Cepat Tanggap di SULSELBAR SYARIAH # 5100 5321 0417 1658 atau BNI SYARIAH # 8660 2910 2101 0027 dengan melampirkan bukti transfer via whatsapp ke nomor 0821 9224 1414. (*)

 Komentar

 Terbaru

Pra Munas IX, LDII Gelar Webinar Peran Agama dalam Ketahanan Keluarga
News28 Februari 2021 11:39
Pra Munas IX, LDII Gelar Webinar Peran Agama dalam Ketahanan Keluarga
Direktur Agama, Pendidikan, dan Kebudayaan Bappenas Amich Alhumami PhD menyampaikan materi agama dan pendidikan akhlak melalui kekuatan ketahanan kelu...
Selain dari Anggu, KPK Sebut Nurdin Abdullah Terima Rp3,4 M dari Kontraktor Lain
Hukum & Kriminal28 Februari 2021 10:09
Selain dari Anggu, KPK Sebut Nurdin Abdullah Terima Rp3,4 M dari Kontraktor Lain
Pada akhir tahun 2020, NA menerima uang sebesar Rp200 juta....
Jadi Tahanan KPK, Nurdin Abdullah : Saya Ikhlas
Hukum & Kriminal28 Februari 2021 08:50
Jadi Tahanan KPK, Nurdin Abdullah : Saya Ikhlas
Nurdin sempat mengatakan bahwa dirinya tidak tahu apa-apa dalam kasus tersebut. "Saya tidak tau kalau staf saya lakukan transaksi," tambahnya....
KPK Ungkap Suap untuk Nurdin Abdullah dari Anggu Lewat Edy Rahmat
Hukum & Kriminal28 Februari 2021 08:37
KPK Ungkap Suap untuk Nurdin Abdullah dari Anggu Lewat Edy Rahmat
"AS (Anggu) telah lama kenal baik dengan NA (Nurdin Abdullah) berkeinginan mendapatkan beberapa proyek pekerjaan infrastruktur di Sulawesi Selatan TA ...