Logo Lintasterkini

Kabid Humas Polda Sulsel : Bukan Salah Tangkap, Itu Memang Pelaku Begal

Maulana Karim
Maulana Karim

Sabtu, 30 November 2019 18:41

Kabid Humas Polda Sulsel : Bukan Salah Tangkap, Itu Memang Pelaku Begal

Makassar – Kabar dugaan salah tangkap yang dilakukan oleh aparat Kepolisian terhadap tukang sapu di Pasar Kalimbu Makassar yakni, Salman yang diserahkan ke Polsek Rappocini dibantah Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Ibrahim Tompo. Sabtu, 30/09/2019

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Ibrahim Tompo menjelaskan bahwa dari hasil pengecekan dan pendalaman terhadap kasus tersebut ditemukan fakta bahwa ia (Salman) memang pelaku begal yang beraksi bersama dua orang rekannya di Jalan Sungai Saddang Makassar yaitu Sandi dengan Coger, ketiganya dilaporkan oleh Surya (Korban) pada bulan Juli 2019.

“Penangkapan para pelaku berdasarkan laporan korban bernama Surya warga Jalan Sungai Saddang Baru dengan nomor LP : 265 / X / 2019 / RESTABES MKSR / SEK RAPPOCINI tanggal 27 Juli 2019,” Ungkap Kabid Humas Polda Sulsel Sabtu (30/11/19).

Adapun modus pelaku dalam beraksi, menurut Kombes Pol Ibrahim Tompo, sesuai dengan keterangan Korban saat melaporkan kejadian tersebut Salman bersama dua orang rekannya, menunggu korbannya di Sungai Saddang.

“Dalam aksinya kedua pelaku tersebut itu berpura-pura meminta tolong karena kehabisan bensin, saat akan dibantu, Salman bersama temannya langsung mengeluarkan busur dan meminta handphone korban,” Terang Kombes Pol Ibrahim Tompo.

Sementara itu kabar yang menyebutkan bahwa Salman juga di strum dibantah keras oleh Kabid Humas Polda Sulsel, ia menyebutkan bahwa dari hasil pendalaman yang telah dilakukan pihaknya berhasil ditemukan fakta bahwa tidak ada perlakuan setrum oleh polisi di Polsek Rappocini.

“Tetapi kejadian yang sebenarnya adalah perawatan yang dilakukan oleh Polri terhadap Salman atas penyakit yang telah lama dideritanya berupa bengkak dan bernanah pada area kemaluan sesuai keterangan dokter, jadi bukan karena luka baru,” pungkasnya.

Hal tersebut pun sudah diklarifikasi dengan Salman dan keluarga, Ibrahim Tompo juga menyatakan bahwa tidak ada kejadian setrum seperti yang beredar di media,

“Kita justru mempertanyakan kenapa bisa ada media yang membuat cerita tersebut padahal faktanya tidak demikian,” lanjut mantan Kabid Humas Polda Sulut.

Lebih lanjut, Kombes Pol Ibrahim Tompo yang dikonfirmasi mengatakan bahwa kronologisnya berawal pada tanggal 17 Oktober 2019 Salman menjalani penahanan di Mako Polsek Rappocini.

“Jadi pada tanggal 21 Oktober 2019 Salman ditangguhkan karena pelaku mengeluh sakit dan korban pun sepakat untuk berdamai dan mencabut laporannya.

Dan tepatnya di hari Kamis, pada tanggal 24 Oktober 2019 sekitar pukul 20.30 Wita, Kombes Pol Ibrahim, menambahkan bahwa Salman kembali lagi masuk di IGD RS Bhayangkara Makassar untuk dilakukan pemeriksaan dengan keluhan demam, usai diperiksa Salman langsung diijinkan oleh Pihak Rumah Sakit Bhayangakara untuk Pulang.

Selain itu, Enam hari kemudian tepatnya hari Rabu tanggal 30 Oktober 2019 sekitar pukul 17.21 Wita Salman pun kembali harus masuk di IGD guna dilakukan pemeriksaan dengan diagnosa bisul dibagian ujung pantat (Fistel Perianal) dan dirawat, selanjutnya pada tanggal 01 November, Salman di operasi dan dirawat di Ruang Kasuari.

Kemudian, keesokan harinya Salman pun akhirnya diijinkan keluar dari RS. Bhayangkara. (*)

Penulis : Mul

 Komentar

 Terbaru

Pengurus KPMP Cabang Tiroang Pinrang Resmi Dilantik
Dunia Kampus21 April 2021 02:08
Pengurus KPMP Cabang Tiroang Pinrang Resmi Dilantik
Ketua Umum PP KPMP, Abdullah Pocing berharap, jika pengurus cabang Tiroang yang telah dilantik dapat mengemban amanah organisasi dengan penuh tanggung...
Polres Soppeng Gelar Patroli Blue Light Sasar Balapan Liar
News21 April 2021 01:21
Polres Soppeng Gelar Patroli Blue Light Sasar Balapan Liar
Ada pun tujuan patroli ini, untuk menciptakan Kamseltibcar Lantas. Serta demi memberi rasa aman dan nyaman bagi masyarakat pengguna jalan....
Dana Kelurahan di Makassar Direfocusing ke Penanganan Covid-19
Bersama Melawan Covid-1920 April 2021 22:53
Dana Kelurahan di Makassar Direfocusing ke Penanganan Covid-19
Hal tersebut disampaikan Plt Kepala BPKA Makassar, Helmi Budiman kepada awak media, Selasa (20/04/2021)....
Kadishub Barru Dipolisikan Stafnya, Dugaan Pencabulan
Hukum & Kriminal20 April 2021 21:22
Kadishub Barru Dipolisikan Stafnya, Dugaan Pencabulan
Kapolres Barru, AKBP Gregorius Liliek Tribhawoni Iryanto membenarkan perihal laporan itu....