Logo Lintasterkini

Pendukung Paslon Bentrok, Wakasat Brimob Kena Senjata Rakitan

Muh Syukri
Muh Syukri

Kamis, 31 Januari 2013 19:38

Pendukung Paslon Bentrok, Wakasat Brimob Kena Senjata Rakitan

MAKASSAR – Bentrokan antar pendukung pasangan calon (paslon) Gubernur Sulsel akhirnya tidak terhindarkan, Kamis (31/1/2013) sore. Massa paslon nomor 1 dan 2 terlibat bentrok di Jalan Lasinrang, Makassar.

Aksi serang menggunakan panah dan batu terjadi di Jalan Lasinrang. Massa juga terlihat menggunakan senjata rakitan jenis papporo.

Dalam insiden itu, sedikitnya enam orang terluka terkena anak panah. Selain itu seorang anggota polisi yakni Wakasat Brimob Polda Sulsel AKBP Herman luka di bagian dada terkena papporo.

“Korban mengalami luka parah di dada sebelah kanan karena terkena Papporo. Saat ini korban masih menjalani perawatan intensif di ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) RS Bhayangkara,” ujar Kapolda Sulsel Irjen Pol Mudji Waluyo.

Sementara itu, hingga Kamis petang suasana sudah mulai kondusif. Aparat kepolisian berjaga di lokasi untuk mencegah bentrok susulan. (uki)

 Komentar

 Terbaru

Peristiwa20 Mei 2022 02:24
Lansia Tewas Setelah Dipergoki Mencuri di Areal Tambang di Bantaeng, Tiga Polisi Diperiksa
Nasib malang menimpa seorang pria lanjut usia (lansia) bernama Nuru Saali (78) di Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan (Sulsel). Kabarnya, ia tewas us...
News19 Mei 2022 23:55
Pelat Palsu Marak Beredar di Sulsel, Ada Pembiaran?
Aturan pemberlakukan tersebut memang sudah ada yakni mengacu pada Peraturan Polri (Perpol) Nomor 7 Tahun 2021 tentang Registrasi dan Identifikasi (Reg...
News19 Mei 2022 22:47
Bupati Pinrang Terpilih Memberikan Testimoni Di Rakornas BAN S/M
MAKASSAR — Bupati Pinrang, Irwan Hamid bersama Bupati Gowa dan Bupati Kapuas Provinsi Kalimantan Tengah diundang dan terpilih untuk memberikan t...
Hukum & Kriminal19 Mei 2022 22:43
Berdamai, Ini Syarat Yang Diajukan Pelajar Korban Penganiayaan Di Pinrang Yang Videonya Viral Di Medsos
PINRANG – Penganiayaan yang dilakukan seorang pelajar laki-laki SMA Negeri 9 Cempa Kabupaten Pinrang terhadap. seorang pelajar perempuan tyang t...