Logo Lintasterkini

Diduga Bervirus, Ribuan Bal Cakar Disita Bea Cukai

Muh Syukri
Muh Syukri

Rabu, 17 Februari 2016 09:38

Ribuan bal cakar yang diamankan pihak bea cukai Makassar.
Ribuan bal cakar yang diamankan pihak bea cukai Makassar.

MAKASSAR – Ribuan bal jenis pakaian bekas alias cakar asal malaysia yang diduga mengandung virus di sita pihak Bea Cukai Provinsi Sulawesi Selatan di Jalan Satando, Selasa (16/2/2016).

Penyitaan cakar dilakukan pihak bea cukai berdasarkan informasi yang diterima yang menyebutkan bila barang asal malaysia tersebut, rencananya akan dipasok di Sulsel. Barang tersebut kemudian disita saat berada di pesisir laut yang jaraknya dari daratan sekitar 100 mil.

Agus Amiwijaya Kepala Bidang Pencegahan dan Penyelidikan Bea dan Cukai Provinsi Sulsel yang dikonfirmasi Rabu (17/2/2016) membenarkan perihal penyitaan tersebut. Dia mengatakan, penangkapan cakar tersebut lantaran diduga mengandung virus.

“Kami lakukan penggeledahan bersama pihak Polair, lalu mengamankan barang cakar tersebut saat berada di pesisir laut yang jaraknya dari daratan sekitar 100 mil. Cakar itu diangkut kapal asal Malaysia dna akandipasok di wilayah Sulsel,” ujar Agus.

Selain barang cakar, pihaknya pula menyita satu unit mobil jenis Mitsubitshi Fuso dengan nomor polisi DD 9491 NZ warna merah. Mobil tersebut disuga akan mengangkut barang cakar setelah sandar di bibir pantai.

Barang cakar tersebut saat ini berada di Kantor bea cukai Jalan Satando untuk proses lebih lanjut. (*)

 Komentar

 Terbaru

News05 Januari 2026 08:59
BPBD Kota Selamatkan 13 Warga Makassar Terjebak di Air Terjun Saat Wisata Alam
MAKASSAR –Hujan deras yang mengguyur kawasan hulu Sungai Jeneberang berubah menjadi ancaman dalam hitungan menit. Air bah datang tiba-tiba, memutus ...
Nasional05 Januari 2026 08:28
Wamen Fajar Tinjau Pemanfaatan IFP di Kabupaten Blora
BLORA  — Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen), Fajar Riza Ul Haq, meninjau program digitalisasi pembelajaran melalui pemanfaatan ...
Editorial05 Januari 2026 08:23
Setahun Tanpa Jawaban, Mengapa Kasus Penembakan Pengacara Rudy S. Gani Masih Gelap?
SUDAH setahun berlalu sejak pengacara Rudy S. Gani tewas ditembak di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, Selasa (31/12/2024) malam, tepat di malam perga...
Hukum & Kriminal04 Januari 2026 22:52
Keluarga Korban Apresiasi Kepedulian Frederik Kalalembang, Harap Polisi Ungkap Tuntas Kasus Pembunuhan Hengky Rumba
SUBANG — Pihak keluarga almarhum Hengky Rumba (66), warga Toraja yang ditemukan tewas dengan dugaan pembunuhan di Kabupaten Subang, Jawa Barat, meny...