Logo Lintasterkini

Tiga Pekerja Galian Pipa PDAM Tewas Kesetrum Listrik di BTN Hamzy

Muh Syukri
Muh Syukri

Sabtu, 17 Februari 2018 21:00

Ilustrasi
Ilustrasi

MAKASSAR – Sebanyak tiga orang menjadi korban akibat kesetrum listrik tegangan tinggi pada hari Sabtu (17/2/2018),sekira pukul 09.45 wita, bertempat di BTN Hamzy Blok U2 No.1, Kelurahan Tamalanrea Indah, Kecamatan Tamalanrea, Kota Makassar, di rumah Andi Lahang (74).

Ketiga korban yang tewas akibat tersengat aliran listrik tersebut masing-masing bernama Mustari alias Aco (37) Pekerjaan Buruh Galian Pipa PDAM, warga BTN Hamzy Blok A, Kelurahan Tamalanrea Indah, Kecamatan Tamalanrea, Kota Makassar, Bahtiar (31) Pekerjaan Buruh Galian Pipa PDAM, warga Desa Paitana, Kabupaten Jeneponto dan Askar (28) Pekerjaan Buruh Galian Pipa PDAM, warga Desa Paitana, Kabupaten Jeneponto.

Berdasarkan keterangan pemilik rumah Andi Lahang, atap rumahnya bocor dan melihat korban Aco lewat dan menyuruh memotong ranting pohon mangga dan memberi upah Rp. 50.000 setelah selesai memotong ranting mangga, Aco bertanya kepada pemilik rumah apakah sudah tidak ada lagi yang mau di kerjakan dan pemilik rumah menyuruh lelaki aco untuk memeriksa Atap rumah di bagian belakang.

Saat korban Aco naik ke atas atap untuk memeriksa atap seng yang bocor, beberapa saat kemudian terdengar suara teriakan dari atas atap. Setelah dilihat ternyata korban tersengat aliran listrik. Dua orang yang ikut membantu ikut tersengat aliran listrik.

Saat itu juga ketiga korban di bawa ke RSUP Wahidin Sudirohusodo untuk mendapatkan perawatan medis, setelah listrik dipadamkan.

Menurut keterangan saksi bernama Syunardi (43), warga BTN Hamzy Blok A No 16, Tamalanrea Makassar, ia melihat korban yang hendak naik ke atas atap rumah untuk membantu temannya yang tersegat aliran listrik.

“Saya sempat melarang untuk naik ke atas atap namun ke dua orang tersebut Bahtiar dan Askar tetap memaksakan kehendaknya untuk naik ke atas atap untuk membantu temannya dengan memanjat pohon mangga kemudian menyeberang ke atap seng rumah milik Andi Lahang sehingga ke dua orang lelaki tetsebut juga ikut tersengat aliran listrik. Beberapa saat kemudian pihak PLN bernama Syarif datang dan memotong kabel listrik yang bersentuhan dengan Atap seng sehingga ke tiga orang yang berada di atas atap seng dapat di turunkan”
urainya.

Saat ini korban Mustari alias Aco di semayamkan di BTN Hamziy Blok A Kecamatan Tamalanrea, Kota Makassar.
Sedangkan korban Bahtiar dan Askar di bawa ke Desa Paitana, Kabupaten Jeneponto untuk di kebumikan. (*)

Penulis : Slamet

 Komentar

 Terbaru

News22 Januari 2026 21:46
Luwu–Toraja Satu Rumpun Peradaban, Frederik Kalalembang: Sudah Saatnya Disatukan
JAKARTA — Gagasan pembentukan provinsi baru selalu berangkat dari akar sejarah, kebutuhan objektif daerah, serta kesiapan sosial masyarakatnya. Dala...
Nasional22 Januari 2026 18:48
Panglima TNI Tinjau Yonif TP 890/Gardha Sakti di Garut, Jawa Barat
GARUT – Panglima TNI melaksanakan peninjauan ke Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 890/Gardha Sakti di Desa Cijayana, Kecamata...
Ekonomi & Bisnis22 Januari 2026 10:17
Best Western Plus Makassar Beach Hadirkan Best January Culinary Stay Paket Menginap Nyaman dengan Sajian Kuliner Istimewa
MAKASSAR – Mengawali tahun 2026, Best Western Plus Makassar Beach menghadirkan penawaran spesial bertajuk Best January Culinary Stay, sebuah pak...
Ekonomi & Bisnis22 Januari 2026 10:09
Phinisi Hospitality Indonesia Hadirkan Beyond the Moment, Early Season Wedding Promo di HoRe Expo PHRI 2026 Claro Makassar
MAKASSAR – Phinisi Hospitality Indonesia (PHI), grup perhotelan nasional yang menaungi Claro Makassar, The Rinra Makassar, Dalton Makassar, dan ...