Logo Lintasterkini

Musrenbang Tematik, Pj Sekda Sulsel Harap Tak Sekada Wacana

Redaksi
Redaksi

Jumat, 26 April 2024 08:10

Pj Sekda Sulsel, Andi Muhammad Arsjad, membuka musrenbang tematik terkait anak, perempuan, disabilitas, kemiskinan, dan stunting Sulsel 2024, di Ruang Pola Kantor Gubernur Sulsel, Kamis (25/4/2024). (Foto: Pemprov Sulsel)
Pj Sekda Sulsel, Andi Muhammad Arsjad, membuka musrenbang tematik terkait anak, perempuan, disabilitas, kemiskinan, dan stunting Sulsel 2024, di Ruang Pola Kantor Gubernur Sulsel, Kamis (25/4/2024). (Foto: Pemprov Sulsel)

Makassar – Pj Sekda Sulsel, Andi Muhammad Arsjad, membuka musrenbang tematik terkait anak, perempuan, disabilitas, kemiskinan, dan stunting Sulsel 2024, di Ruang Pola Kantor Gubernur Sulsel, Kamis (25/4/2024).

Arsjad mengatakan musrenbang tematik ini menjadi isu global, isu nasional tentang perlindungan anak, pemberdayaan perempuan, kemiskinan, termasuk disabilitas untuk dipastikan pembangunannya harus merata dan termasuk menjadi bagian yang mendapatkan akses untuk itu dan merasakan hasil pembangunan.

“Ini menjadi forum yang baik mempertemukan segala pemikiran termasuk mungkin itu permasalahan yang selama ini kita hadapi terkait (isu) itu. Kita berharap dari sini bisa melahirkan satu kesepahaman, satu komitmen yang nantinya bisa dituangkan dalam bentuk rumusan perencanaan dan rencana aksi termasuk bagaimana nanti penganggaran kita ke depan,” ucapnya.

Dia berharap isu ini tidak hanya sekedar wacana maupun sebatas diskusi, tapi dieksekusi dalam program kegiatan dan penganggaran, karena isunya bersifat tematik sehingga lebih fokus dan lebih terarah.

Dengan demikian, lanjutnya, anggaran yang dikeluarkan harus bisa memastikan bahwa jumlah anggaran APBD itu nantinya harus mampu menurunkan tingkat kemiskinan, menurunkan angka stunting dan meningkatkan perlindungan terhadap anak dan perempuan, termasuk memastikan adanya keadilan aksibilitas terhadap disabilitas

“Ini penting sekali apalagi tadi melibatkan desa tadi ada Ketua Apdesi (Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia) Sulsel, ada forum-forum desa hadir, ini sangat baik sekali. Kenapa? Karena sekarang ini ya dana desa itu sudah cukup lumayan dan kita berharap bahwa upaya penanganan isu ini tidak hanya menjadi tanggung jawab provinsi tapi tanggung jawab kita bersama makanya desa dilibatkan karena masyarakatnya lebih banyak terdampak,” ujarnya.

Makanya, kata Arsjad, desa juga perlu hadir serta terlibat dalam bekerja sama dengan Kabupaten kota karena provinsi hanya memfasilitasi dan mengingatkan untuk membantu melalui kegiatan-kegiatan koordinasi yang di lakukan seperti kali ini.

Ketua Apdesi Sulsel, Andi Sri Rahayu Usmi, menjelaskan peran pemerintah desa sangat penting terutama dalam menjalankan aturan-aturan yang ditetapkan oleh pemerintah pusat dan senantiasa mengikuti serta melakukan apa yang menjadi arahan baik pemerintah pusat maupun pemerintah kabupaten dan provinsi.

Terkait penganggaran terhadap isu tersebut khususnya terhadap disabilitas, Ayu mengungkapkan, tiap desa menganggarkan hal itu. Bahkan, saat dirinya masih menjabat Ketua Apdesi Bone pihaknya selalu melakukan kegiatan-kegiatan dengan disabilitas dan memberikan edukasi tentang pentingnya peran disabilitas.

“Terkait bagaimana kemudian kemiskinan, pastinya teman-teman kepala desa juga melakukan itu. Nah, penganggaran-penganggaran terkait itu sudah dilakukan oleh pemerintah desa. Pemerintah desa banyak melakukan kegiatan-kegiatan terkait stunting, perhatian ke ibu-ibu perempuan dan anak, pemberian makanan, gizi, dan sebagainya. Itu salah satu upaya bagaimana kemudian ada perhatian khusus pemerintah desa kepada masyarakat,” tuturnya

Pada prinsipnya, tambahnya, dari 21 kabupaten di Sulsel, semua kepala desa selalu ingin melakukan yang terbaik untuk desanya masing-masing.

 Komentar

 Terbaru

News29 Mei 2024 22:04
Pinrang Kembali Raih Opini WTP Ke – 13 Kalinya Tanpa Terputus
PINRANG — Pemerintah Kabupaten Pinrang Kembali meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun ...
Pemerintahan29 Mei 2024 20:17
Lagi, Gowa Raih WTP ke-12 Kalinya dari BPK Sulsel
GOWA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) ke-12 kalinya atas Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP)...
Ekonomi & Bisnis29 Mei 2024 20:03
Mortar Instan Kalla Beton Bikin Pengerjaan Bangunan Makin Praktis
MAKASSAR – Kalla Beton memiliki berbagai produk yang dapat memudahkan pelanggan dalam mengerjakan bangunan. Salah satunya mortar instan yang mem...
News29 Mei 2024 16:47
Aston Makassar Gelar Kunjungan Sosial ke Rumah Harapan Indonesia di Makassar
MAKASSAR – Kali ini Aston Makassar berkesempatan berkunjung ke Rumah Harapan Indonesia di Makassar dalam rangka kegiatan sosial menyambut hari ulang...