Logo Lintasterkini

Pimpin Apel Siaga di Barru, Irwasda Polda Sulsel : Netralitas Polri Harga Mati

Maulana Karim
Maulana Karim

Selasa, 24 November 2020 19:28

Usai memipin Apel Siaga Pengamanan Pilkada, Irwasda Polda Sulsel ditengah, Kombes Pol Andi Fairan.
Usai memipin Apel Siaga Pengamanan Pilkada, Irwasda Polda Sulsel ditengah, Kombes Pol Andi Fairan.

BARRU — Tersisa 16 (enam belas) hari kedepan dihelatnya pesta demokrasi 5 (lima) tahunan yakni pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak tahun 2020 tanggal 9 Desember 2020 mendatang, Selasa, (24/11/2020), sekira pukul 16.00 Wita dilaksanakan gelar apel siaga pengamanan pilkada Kabupaten Barru tahun 2020.

Apel siaga pengamanan pilkada ini dilaksanakan di halaman Kantor KPU Kabupaten Barru, dan dipimpin langsung oleh Irwasda Polda Sulsel Kombes Pol Andi Fairan, S.Ik.

Apel siaga pengamanan pilkada dihadiri oleh Kapolres Barru AKBP Liliek Tribhawono Irianto, S.IK, M.M, Komandan Bataliyon B Satuan Brimo Polda Sulsel Kompol Safari, S.Sos, serta Wakapolrea Barru Kompol Edy Sumantri, S.H, M.M serta sejumlah perwira menengah dan perwira pertama jajaran Polres Barru.

Apel siaga pengamanan pilkada tahun 2020 Kabupaten Barru juga melibatkan sebanyak 2 Peleton Dalmas Polres Barru, 1 Peleton Staf Polres Barru, 1 Kompi BKO Brimob Polda Sulsel, 1 Kompi BKO Sabhara Polda Sulsel.

Dalam arahanya, Irwasda Polda Sulsel Kombes Pol Andi Fairan, S.Ik mengungkapkan bahwa kondisi aktual hari ini terdapat komplain terhadap kelengkapan administrasi salah satu pasangan calon (paslon) pilkada. Adanya komplain diantara paslon tersebut, tentu saja bisa menimbulkan gejolak yang bisa mengganggu proses tahapan pelaksanaan pilkada yang diselenggarakan oleh KPU Kabupaten Barru.

“Kehadiran aparat Kepolisian harus mengamankan semua tahapan pilkada yang ada, karena tujuan kita menjamin proses pilkada berjalan dengan aman dan damai. sehingga, tidak boleh ada hambatan terhadap jalannya proses tahapan pilkada tersebut,” tegas Irwasda, Kombes Pol. Andi Fairan.

Ia menegaskan, tugas Polri sebagai aparat negara, khususnya di Kabupaten Barru dalam proses pilkada tahun 2020 yakni, untuk meniadakan hambatan yang bisa mngganggu proses demokrasi masyarakat. Untuk itulah, ia memastikan keberadaan Polri adalah harus mengamankan proses pesta demokrasi dan seluruh masyarakat Kabupaten Barru.

“Pihak yang memaksakan kehendak harus diberi pengertian untuk menempuh jalur konstitusi yang disediakan. Jika ada keberatan terhadap proses pilkada, tidak boleh terjadi aksi Anarkis antara lain, pembakaran maupun penyegelan fasilitas negara, kita harus mencegah aksi-aksi tersebut,” pesan Irwasda lagi.

Ia menyerukan kepada aparatnya agar dalam bertugas mengamankan proses pilkada di Kabupaten Barru, tidak diperkenankan menggunakan senjata api (senpi). Untuk itu, ia mengingatkan kepada para perwira harus memastikan semua personil tidak menggunakan senjata api dan amunisi tajam.

“Jangan sampai pilkada ini menimbulkan rasa takut kepada masyarakat, kita harus hadir memberikan rasa aman. Dan yang patut diingat oleh seluruh personil, netralitas Polri adalah harga mati dan selama pelaksanaan tahapan pilkada harus mengedepankan penerapan protokol kesehatan Covid-19,” pesan Andi Fairan mengingatkan personilnya.

 Komentar

 Terbaru

Nasional05 Januari 2026 10:16
Mantan Kapolda Sulsel dan Eks Kapolrestabes Makassar, Rusdi Hartono Resmi Naik Pangkat Jadi Komjen Pol
JAKARTA — Karier Dr. Rusdi Hartono, M.Si terus menanjak. Perwira tinggi Polri yang dikenal pernah menjabat Kapolda di Sulawesi Selatan dan Kapolrest...
Nasional05 Januari 2026 09:50
Jusuf Kalla Lepas 72 Relawan Kemanusiaan PMI untuk Bencana Sumatera dan Aceh
JAKARTA — Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI), Jusuf Kalla, melepas sebanyak 72 relawan kemanusiaan yang akan diberangkatkan untuk membantu pena...
Nasional05 Januari 2026 09:43
KUHP Baru Berlaku 2026: Sekolah hingga Panti Asuhan Jadi Lokasi Pidana Kerja Sosial, Efektif atau Sekadar Solusi Tambal Sulam?
JAKARTA — Pemerintah bersiap menerapkan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) baru mulai 2026. Salah satu kebijakan yang diklaim progresif adalah ...
News05 Januari 2026 08:59
BPBD Kota Selamatkan 13 Warga Makassar Terjebak di Air Terjun Saat Wisata Alam
MAKASSAR –Hujan deras yang mengguyur kawasan hulu Sungai Jeneberang berubah menjadi ancaman dalam hitungan menit. Air bah datang tiba-tiba, memutus ...