Logo Lintasterkini

Dirut Perumda Pasar Makassar Raya Dorong Pemilahan Sampah dari Sumber, Organik Tak Lagi Berakhir di TPA

Muh Syukri
Muh Syukri

Selasa, 28 Juli 2026 09:40

Dirut Perumda Pasar Makassar Raya Dorong Pemilahan Sampah dari Sumber, Organik Tak Lagi Berakhir di TPA
Dirut Perumda Pasar Makassar Raya Dorong Pemilahan Sampah dari Sumber, Organik Tak Lagi Berakhir di TPA

MAKASSAR – Perumda Pasar Makassar Raya mulai memperkuat budaya pengelolaan sampah yang lebih ramah lingkungan dengan menerapkan pemilahan sampah langsung dari sumbernya di seluruh unit pasar. Langkah ini sejalan dengan kebijakan pemerintah yang melarang sampah organik dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA), sehingga hanya sampah residu yang diperbolehkan masuk ke TPA.

Komitmen tersebut ditegaskan Direktur Utama Perumda Pasar Makassar Raya, Ali Gauli Arif, saat memimpin rapat pembahasan pengelolaan sampah organik bersama jajaran terkait, Senin (27/7/2026).

Dalam rapat tersebut dibahas berbagai strategi penerapan pemilahan sampah di lingkungan pasar, mulai dari pemisahan sampah organik dan anorganik hingga pengolahan sampah organik menjadi produk yang lebih bermanfaat, seperti kompos atau pakan maggot. Upaya ini diharapkan mampu mengurangi volume sampah yang berakhir di TPA sekaligus memberikan nilai tambah bagi lingkungan.

“Pemilahan sampah harus dimulai dari sumbernya. Sampah organik tidak lagi dibuang ke TPA, tetapi dikelola agar memiliki nilai manfaat. Dengan demikian, yang masuk ke TPA benar-benar hanya sampah residu,” tegas Ali Gauli Arif.

Menurutnya, pasar tradisional merupakan salah satu penghasil sampah organik terbesar karena aktivitas perdagangan sayur, buah, dan bahan pangan. Jika tidak dikelola dengan baik, sampah tersebut dapat menimbulkan bau, mencemari lingkungan, hingga menjadi sumber penyakit.

Karena itu, ia mengajak seluruh kepala unit pasar, pedagang, dan petugas kebersihan untuk bersama-sama membangun kebiasaan memilah sampah sejak awal. Selain menjaga kebersihan pasar, langkah tersebut juga mendukung pengurangan emisi dari timbunan sampah serta mewujudkan pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan.

“Kami berharap seluruh unit pasar dapat menerapkan pola pengelolaan sampah yang lebih baik. Ini bukan hanya mendukung kebijakan pemerintah, tetapi juga menciptakan pasar yang bersih, sehat, nyaman, dan berkelanjutan bagi pedagang maupun masyarakat,” pungkasnya. (*)

 Komentar

 Terbaru

Hukum & Kriminal28 Juli 2026 16:47
Residivis Pencurian Tabung Gas Elpiji 3 Kg di Jeneponto Dibekuk Tim Resmob Pegasus, Hasil Curian Dipakai Beli Sabu
JENEPONTO – Tim Resmob Pegasus Satreskrim Polres Jeneponto berhasil mengungkap kasus pencurian tabung gas elpiji 3 kilogram dengan menangkap seorang...
Nasional28 Juli 2026 16:40
Milad MUI yang ke 51, Jusuf Kalla : MUI Harus Tetap Menjadi Lembaga Pemberi Nasihat dan Fatwa, Bukan Ormas
JAKARTA — Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia (DMI) Jusuf Kalla menegaskan bahwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) harus tetap mempertahankan perannya seb...
Politik28 Juli 2026 11:34
Andi Muzakkir Aqil Resmi Jadi Plt Ketua Demokrat Makassar, Dinilai Bawa Sinyal Regenerasi Politik
MAKASSAR — Andi Muzakkir Aqil resmi menerima Surat Keputusan (SK) sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPC Partai Demokrat Kota Makassar. Penunjukan ...
News28 Juli 2026 11:27
Makassar Jadi Pilot Project Digitalisasi Bansos, Appi Minta Warga Dukung Pendataan
MAKASSAR — Kota Makassar menjadi salah satu daerah percontohan (pilot project) program digitalisasi bantuan sosial (bansos) nasional. Wali Kota Maka...