Logo Lintasterkini

Tracing Covid-19 Bakal Dimasifkan di Makassar, Ada Opsi Lockdown

Andi
Andi

Kamis, 27 Mei 2021 11:16

Moh Ramdhan Pomanto.
Moh Ramdhan Pomanto.

MAKASSAR — Pemkot Makassar terus berupaya menekan penularan Covid-19. Tracing atau pelacakan secara masif bakal dilakukan. Ada tim khusus yang bergerak.

Tim itu akan diresmikan pada Jumat (28/5/2021). Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto menyebutnya dengan tim Covid-19 Hunter.

“Terkait Makassar Recover saya akan segera sempurnakan dengan membentuk tim tracing yang selama ini berbasis puskesmas, akan menjadi berbasis kelurahan,” kata Danny, sapaan karibnya, Kamis (27/5/2021).

Danny menjelaskan, tim ini akan bekerja untuk mencari suspect. Jika satu ditemukan, maka akan langsung ditelusuri. Penelusuran pertama akan dilakukan terhadap keluarganya yang tinggal serumah.

“Kita buat seperti garis polisi. Jadi tidak boleh keluar tumah sebelum semua ditesting. Kalau 30 persen positif maka rumah itu kita lockdown,” ujar Danny.

Opsi lain yang sedang diupayakan adalah mengaktifkan kembali tempat-tempat isolasi. Saat ini, kata Danny, pemkot bakal menyiapkan surat untuk pembukaan tempat isolasi itu kepada Pemprov Sulsel.

“Saya lagi mau bersurat ke provinsi untuk tempat isolasi itu kita aktifkan kembali sampai betul-betul situasi terkendali,” imbuhnya.(*)

 Komentar

 Terbaru

Ekonomi & Bisnis05 Januari 2026 18:32
Transformasi Digital Berkelanjutan, KALLA Raih Dua Penghargaan Top Digital Awards 2025
JAKARTA – KALLA menorehkan prestasi nasional dengan meraih dua penghargaan bergengsi dalam ajang TOP DIGITAL Awards 2025, yakni TOP Digital Impl...
Nasional05 Januari 2026 10:16
Mantan Kapolda Sulsel dan Eks Kapolrestabes Makassar, Rusdi Hartono Resmi Naik Pangkat Jadi Komjen Pol
JAKARTA — Karier Dr. Rusdi Hartono, M.Si terus menanjak. Perwira tinggi Polri yang dikenal pernah menjabat Kapolda di Sulawesi Selatan dan Kapolrest...
Nasional05 Januari 2026 09:50
Jusuf Kalla Lepas 72 Relawan Kemanusiaan PMI untuk Bencana Sumatera dan Aceh
JAKARTA — Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI), Jusuf Kalla, melepas sebanyak 72 relawan kemanusiaan yang akan diberangkatkan untuk membantu pena...
Nasional05 Januari 2026 09:43
KUHP Baru Berlaku 2026: Sekolah hingga Panti Asuhan Jadi Lokasi Pidana Kerja Sosial, Efektif atau Sekadar Solusi Tambal Sulam?
JAKARTA — Pemerintah bersiap menerapkan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) baru mulai 2026. Salah satu kebijakan yang diklaim progresif adalah ...