Logo Lintasterkini

Polri Ungkap Peredaran 2,5 Ton Sabu

Muh Syukri
Muh Syukri

Rabu, 28 April 2021 23:08

Barang bukti yang disita
Barang bukti yang disita

JAKARTA – Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri dan Satgassus Polri berhasil mengungkap peredaran narkotika jenis Sabu seberat 2,5 ton asal jaringan Internasional Timur Tengah, Malaysia dan Indonesia.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan, pengungkapkan itu berasal dari tiga lokasi yang berbeda. Pertama di Parkiran Ali Kopi Lampaseh Kota, Kuta Raja, Kota Banda Aceh dan Pantai Lambada Lhok, Kabupaten Aceh Besar. Dalam hal ini, aparat mengamankan barang bukti seberat 1.278 Kilogram.

TKP kedua, berada di Lorong Kemakmuran, Kecamatan, Meureubo, Kabupaten, Aceh Barat, Provinsi Nangroe Aceh
Darussalam, dengan barang bukti seberat 1.267 Kilogram. Lalu, TKP ketiga Pertokoan Daan Mogot, Jalan Tampak Siring Jakarta Barat.

“Kami ungkap kurang lebih 2,5 ton narkoba sabu asal Timur Tengah, Malaysia yang masuk ke Indonesia,” kata Sigit dalam jumpa pers di Lapangan Bhayangkara, Rabu (28/4/2021).

Sigit mengungkapkan, pada pengungkapan tersebut, aparat menangkap 18 orang tersangka, dengan rincian 17 diantaranya Warga Negara Indonesia (WNI) dan satu Warga Negara Asing (WNA) Nigeria. Bahkan, salah satunya harus diberikan tindakan tegas dan terukur atau tembak mati.

Adapun peran dari tersangka tersebut, yakni, tujuh orang sebagai jaringan pengendali. Mereka adalah S, AAM, KNK, AW, HG, A, dan MI.

Lalu, delapan orang sebagai jaringan transporter yaitu, M, MN,
FR, MD, B, UI, R, dan AMF. Dan tiga orang sebagai jaringan pemesan OL, AL, dan SL.

“Tersangka KNK, AW, HG, A, MI, dan AL merupakan terpidana di lapas dengan hukuman diatas 10 tahun dan hukuman mati. Namun mereka masih bisa menjadi pengendali jaringan narkotika internasional,” ujar Sigit.

Sigit menuturkan, 2,5 ton sabu tersebut hasilnya mencapai Rp1,2 triliun. Sementara, hasil pengungkapan barang haram itu setidaknya ada 10,1 juta jiwa yang terselematkan.

“Kalau dari sisi bahayanya maka dengan kani amankan 2,5 ton narkoba kami amankan masyarakat 10,1 juta jiwa, yang tentunya bisa diselamatkan dari potensi bahaya narkoba ini,” tutur Sigit.

Atas perbuatannya, para tersangka dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) subsidair Pasal 112 ayat (2) jo subsidiar Pasal 115 ayat (2) jo Pasal 132 ayat (1) UU Nomor 35 tahun 2009. (*)

 Komentar

 Terbaru

Menlu Singapura Kirim Surat Ucapan Selamat Idul Fitri ke Wali Kota Makassar
News07 Mei 2021 01:48
Menlu Singapura Kirim Surat Ucapan Selamat Idul Fitri ke Wali Kota Makassar
"Suratnya baru tiba tadi. Langsung diterima Pak Wali," sebut Plt Kabag Protokol Sekretariat Kota Makassar, Firman H Pagarra, Kamis malam (06/05/2021)....
Camat Biringkanaya Cek Kesiapan Pos Penyekatan di Batas Kota
Bersama Melawan Covid-1907 Mei 2021 01:12
Camat Biringkanaya Cek Kesiapan Pos Penyekatan di Batas Kota
"Bagi kendaraan ada pembatasan penumpang dan penerapan protokol kesehatan (prokes) covid-19. KTP dan surat-surat keterangan pendukung diperiksa," jel...
Kapolres-Bupati Pangkep Pantau Operasi Ketupat di Pos Penyekatan
Bersama Melawan Covid-1907 Mei 2021 00:38
Kapolres-Bupati Pangkep Pantau Operasi Ketupat di Pos Penyekatan
"Kami membuat lima pos. Dua pos penyekatan, satu pos pelayanan yang berada di Tugu Bambu Runcing, dan dua pos bantuan yang berada di pelabuhan Maccini...
Musrenbang Makassar Juga Fokus Penanganan Covid-19
Pemerintahan06 Mei 2021 23:59
Musrenbang Makassar Juga Fokus Penanganan Covid-19
RPJMD merupakan perencanaan pembangunan selama lima tahun dari visi-misi ADAMA akronim Danny-Fatma....