Logo Lintasterkini

Kementan-IPB Gelar Festival Fruit Indonesia 2016

Abdul Gaffar Mattola
Abdul Gaffar Mattola

Senin, 14 November 2016 14:19

Fruit Indonesia 2016.
Fruit Indonesia 2016.

JAKARTA – Institut Pertanian Bogor (IPB) dan Kementerian Pertanian akan menggelar Fruit Indonesia 2016 yang diselenggarakan pada tanggal 17-20 November 2016 di Parkir Timur Senayan Jakarta. Dalam gelaran festival terbesar buah nusanatara ini, pengunjung akan mendapatkan pengalaman baru dengan pesta buah. Beragam buah khas Indonesia dan buah eksotis akan disuguhkan secara gratis di berbagai booth.

Ketua Pelaksana Fruit Indonesia 2016, Dr. Meika Syahbana Rusli mengatakan, setidaknya 25 hingga 35 jenis buah khas Indonesia akan ditemukan di festival ini. Buah itu seperti alpukat, mangga, nanas, rambutan, durian, pepaya, manggis, belimbing, pisang, salak, lengkeng, jambu, sawo, kedondong, markisa, nangka, pisang Ambon lumut, jeruk keprok, srikaya, jambu biji, jeruk besar, semangka, duku, mangga gedong, jeruk nipis, buah naga, melon, mangga podang, pisang tanduk, jambu biji kristal, bengkoang, jambu air hijau, sirsak dan semangka Kuning.

Pengunjung juga bisa menikmati beragam buah eksotis Indonesia yang saat ini sulit ditemukan. Seperti kecapi, sawo kecik, buni, jambu bol, sawo duren, lobi-lobi, jamblang, binjai, cermai, gandaria, jambu mawar, bisbul, delima, blewah, jeruk purut, markisa, salak merah, cempedak, terong Belanda, durian lay, markisa ungu, matoa,
kesemek, kepel, pisang merah, carica, sukun, rukem, langsat, manggis merah, namnam, alkesah, mengkudu dan durian merah.

Festival Fruit Indonesia 2016 merupakan festival ke-4 yang digelar sejak 2013. Dulu dikenal dengan nama Festival Bunga dan Buah Nusantara (FBBN). Sesuai arahan Presiden Joko Widodo, gelaran tahun ini fokus untuk memperkenalkan buah-buahan nusantara.

Selain menikmati beragam buah nusantara, Fruit Indonesia 2016 juga memberikan berbagai peluang bisnis bagi para pengunjung. Berbagai program bertaraf nasional dan internasional akan digelar dalam festival ini.

Seperti fruit arrangement contest, fruitpreneur got talent, sales exhibition, various competition, exhibition, business matchmaking, conference atau forum dan export business coaching. Serta menampilkan benih dan bibit buah, pupuk, pestisida dan hormon, buah olahan, industri kesehatan berbahan baku buah, industri pariwisata berbasis kebun buah nusantara meliputi peralatan pertanian, mesin pertanian, media pertanian, outlet buah dan lembaga keuangan.

Dr. Meika Syahbana Rusli mengatakan, even ini akan melibatkan 19 Provinsi dan 82 Kabupaten dan Kota. Sebayak 15.000 pengunjung nasional dan internasional yang terdiri dari pelaku bisnis, negara-negara ASEAN (9 negara), Asia (China, Japan, Taiwan, South Korea), Timur Tengah (UAE, Saudi Arabia, Qatar, Kuwait, Jordan), Australia, New Zealand, Eropa dan Amerika. Serta melibatkan 10.000 peserta karnaval dan 500 eksibitor. (*)

 Komentar

 Terbaru

Wujudkan Pelayanan Prima, Mengurangi Mobilitas, Polres Pangkep Lakukan Ini
News18 Januari 2021 17:27
Wujudkan Pelayanan Prima, Mengurangi Mobilitas, Polres Pangkep Lakukan Ini
Bhabinkamtibmas yang datang mengantar langsung kerumah warga binaanya itu gratis, jadi bagi warganya yang bermohon untuk buat Surat Keterangan Kehilan...
Kali Kedua, Pj Wali Kota Makassar Lantik Pejabat di Masa Pandemi
Pemerintahan18 Januari 2021 17:04
Kali Kedua, Pj Wali Kota Makassar Lantik Pejabat di Masa Pandemi
Pj Wali Kota Makassar Lantik Pejabat di Masa Pandemi...
AMSI-Parekraf Peduli Gelar Konser Amal For Sulbar
News18 Januari 2021 16:55
AMSI-Parekraf Peduli Gelar Konser Amal For Sulbar
Konser amal yang akan dilaksanakan secara virtual ini akan live konser di akun Youtube Fakultas Teknik Industri Universitas Muslim Indonesia (FTI UMI)...
Kasus Covid-19 di Lingkup Satpol PP Makassar Terus Meningkat, Sudah Ratusan Personel Terinfeksi
Bersama Melawan Covid-1918 Januari 2021 16:43
Kasus Covid-19 di Lingkup Satpol PP Makassar Terus Meningkat, Sudah Ratusan Personel Terinfeksi
Kasus Covid-19 di Lingkup Satpol PP Makassar Terus Meningkat...